MALUKUnews, Ambon: Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Maluku diminta untuk tidak tinggal diam, tetapi turut proaktif membantu Panwaslu Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), dalam menindaklanjuti setiap kecurangan yang terjadi saat pencoblosan ulang 11 September lalu.

Permintaan tersebut disampaikan oleh ketua Walang Aspirasi Rakyat Maluku (WARM),Erick Beruatwarin seperti dikutif dari Siwalima, hari ini.

Menurutnya, dengan letak geografis Kabupaten SBT yang kepulauan, maka akan sulit bagi pihak Panwaslu SBT untuk melakukan pengawasan secara ketat dan maksimal jika tidak dibantu oleh Bawaslu Maluku maupun aparat dibawahnya juga secara maksimal.

Ia meminta, agar setiap pelanggaran yang terjadi di Kabupaten SBT saat pencoblosan ulang tersebut, dan dilaporkan ke Bawaslu Maluku, harus ditindaklanjuti dan jangan tinggal diam dengan menyerahkannya kepada Panwaslu SBT.

Menurutnya, Bawaslu Maluku juga memiliki tanggung jawab dan peran yang sama sesuai dengan undang-undang untuk turut mengawasi, dan bukan sebaliknya menyerahkan setiap kasus kepada Panwaslu kabupaten.

Ia berharap, Bawaslu Maluku akan berperan aktif, maksimal dna profesional sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dengan menindaklanjuti setiap pelanggaran yang ada, dan dapat menangganinya sesuai dengan aturan yang berlaku. (S5)