MALUKUnews, Ambon: Tak bisa dipungkiri, pukulan Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) di 4 Pilkada serentak di Maluku 2020 ini cukup kuat. Selain sebagai pemenang Pemilu di Maluku lalu, juga karena ada sosok sosok kuat, Murad Ismail, Gubernur Maluku, yang juga adalah Ketua DPD PDIP Maluku.

Dengan memiliki jaringan pusat yang luas, Murad mampu mempengaruhi sejumlah partai politik di DPP untuk memberikan rekomendasi partainya kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ia diinginkan.

Sebut saja partai Demokrat, yang semula sudah siap memberikan rekomendasinya kepada pasangan Odie Orno-Bastian Petrus di Pilkada MBD, tiba-tiba berbalik arah memberikan rekomendasinya kepada pasangan Benjamin Thomas Noach–Agustinus Kilikily yang diusung PDIP.

Menurut informasi, DPP PDIP juga akan mengeluarkan rekomendasi untuk pasangan calon di 4 kapupaten itu tergantung keinginan Murad.

Kepada media di Ambon kemarin, Murad optimis, Pilkada di Maluku Barat Daya (MBD) dan Kepulauan Aru, pasangan yang diusung PDIP akan melawan kotak kosong.

Untuk diketahui, 4 kabupaten yang menggelar Pilkada serentak 2020 ini, adalah Seram Bagian Timur SBT), Kepulauan Aru, Buru Selatan (Bursel) dan Maluku Barat Daya (MBD).

Dari 4 kabupaten itu, PDIP sendiri telah memberikan rekomendasinya kepada Balon Bupati dan Wakil Bupati, untuk MBD atas nama pasangan, Benjamin Thomas Noach–Agustinus Kilikily dan di SBT untuk Fachri Alkatiry-Arobi Kelian.

Murad mengungkapkan untuk Pilkada Aru, PDIP akan memberikan rekomendasi kepada petahana. “ Saya sudah ditelepon Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu PDIP rekomendasi untuk Aru pasti akan diberikan kepada Johan Gonga,” ujar Murad di kantor gubernur, Rabu, kemarin.

“ Saya yakin Pilkada Aru pasangan Johan Gonga-Muin Sogalrey akan melawan kotak kosong, karena PKB juga sudah berikan rekomendasi. Begitu juga untuk MBD juga optimis melawan kotak kosong,” ucap Murad.

Untuk Bursel, Murad optimis, rekomendasi PDIP akan diberikan kepada Safitri Malik, selaku kader. (Qin)