MALUKUnews, Ambon: Mantan tim sukses pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) saat Pilkada Maluku lalu, Kimdevits B. Marcus, SH, angkat bicara membela Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Seperti diberitakan sejumlah media di Ambon, Ketua Ombusmen Maluku, Hasan Slamet, mengatakan, gubernur Maluku, Murad Ismail, jarang masuk kantor, sehingga membuat pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal.

Kata Kimdevits, pelayanan pemerintah tidak bisa dinilai parsial dan sempit seperti penilaian ombusmen itu. Sebab parameter yang dipakai itu mestinya tidak semata-mata soal kehadarian, melainkan target dan capaian dalam koridor rencana-rencana teknis pemerintahan. Ombusmen harus berbenah diri supaya lebih dewasa dalam meihat setiap persoalan.

Sikap dan pikiran ombusmen seperti ini sama dengan sedang menebar sikap skeptis dan sikap pesimistis di tengah semangat gubernur yang sedang berjuang untuk mengangkat Maluku dari keterpurukan. “ Saya mencurigai ada upaya sistematis untuk mencitrakan buruk gubernur Murad saat ini,” ujar Kimdevits dalam pesan singkatnya via WhatsApp kepada Malukunews.co, Rabu (13/11), pagi.

Kata Kimdevits, sesuai dengan pengamatan dan pengetahuan saya, kesibukan gubernur Murad meninggalkan kantor semata-semata untuk melakukan lobi dan koordinasi di pusat. Sebab pemerintahan sebelmnya hanya menunggu hujan dari langit saja, tanpa ada upaya kongkrit melakukan lobi-lobi di level nasiona. “ Saya sarankan mari kita memberikan ruang kepada gubernur untuk menyelesaikn tugas-tugasnya sesuai visi-misnya itu,” ujar Kimdevits yang juga adalah Balon Wakil Bupati MBD ini.

Lanjut, Kimdevits, alasan bahwa, sudah dua kali ombusmen tidak bertemu gubernur di kantornya, mestinya harus dipahami. Ombusmen tidak boleh cengeng, tapi harus perlu memahami kewenagan birokrasi pemerinthan. Dimana saat gubernur tidak berada di tempat, bisa diwakilkan oleh Wagub atau orang yang ditunjuk oleh gubernur. “ Sekali lagi saya katakan, pandangan ombusmen ini terlalu prematur,” tegas Kimdevits. (Qin)