MALUKUnews, Ambon: Meskipun Pilkada Gubernur Maluku masih lama, tahun 2024 mendatang, namun desas-desus siapa-siapa calon yang akan diminati masyarakat mulai perlahan menguak.

Perbincangan calon gubernur Maluku mendatang terkesan terlalu dini, menyusul kepemimpinan Gubernur Maluku yang saat ini banyak yang menilai tidak sesuai harapan. Pasalnya, Murad dinilai kerap kali melontarkan pernyataan-pernyataan yang sering membuat masyarakat kesal. Murad dalam kepemimpinnya pun dinilai terkesan keras dan tak merangkul.

Seperti yang diberitakan Malukunews.co, sebelumnya, Koordinator Wilayah XI (Maluku) Pengurus Pusat GMKI, Vembriano Lesnussa, mengatakan, Gubernur Murad, dalam pernyataannya sering meresahkan masyarakat.

Pernyataan meresahkan itu, kata Lesnussa, adalah terkait Gubernur Murad meminta kepada orang-orang yang selalu mengkritik setiap kebijakan pemerintah provinsi Maluku terkait penanganan Covid-19 tanpa memberi solusi, dan sebaiknya diam. Bahkan Murad dalam pernyataannya, menantang masyarakat yang suka mengkritik untuk tinggal dengan pasien Covid-19. “ Pernyataan Gubernur Maluku seperti itu telah meresahkan masyaarkat,” ujar Lesnussa seperti yang telah dipubliaksi media ini, Rabu, kemarin.

Kembali soal figur calon gubernur 2024. Malukunews.co, beberapa kali berbincang dengan sejumlah tokoh pemuda dan tokoh-tokoh politik, mereka menginginkan calon gubernur kedepan itu yang lebih pleksibel dan demokratis. Tidak seperti saat ini.

Anggota DPR RI yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, banyak yang disebut layak dan cocok untuk memimpin Maluku kedepan. Sosoknay yang ramah, pleksibel dan cerdas, membuat banyak orang berminat mendorong ia maju di Pilkada Maluku 2024 mendatang. “ Lewerissa orangnya bisa diajak berdiskusi dan bisa memahami suasana kebatinan masyarakat Maluku,” ujar salah satu tokoh pemuda Maluku kepada Malukunews.co yang minta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (18/06).

Bukan saja Lewerissa, namun sosok Abdullah Tuasikal, Anggota DPR RI dan juga mantan Bupati Maluku Tengah (Malteng) dua periode ini, juga disebut dalam diskusi lepas itu. Sosoknya yang pleksibel dan merangkul, membuat para aktifis maupun pelaku-pelaku politik di Maluku tampak lebih nyaman dan bergairah. “ Kematangan Tuasikal di kancah politik dan pemerintahan tidak lagi diragukan. Sehingga kami yakin Tuasikal bisa membawa Maluku kesepan lebih baik,” ujar salah satu tokoh pemuda Maluku itu.

“ Untuk anda ketahui, kepemimpinan pak Gubernur Murad saat ini yang terlihat cukup keras dan tidak membuka ruang komunikasi bersama para aktifis ini, membuat dinamika demokrasi di Maluku saat ini tidak hidup dan terkesan redup. Meskipun demikian, namun kami selalu mendoakan agar pak gubernur tetap bersemangat untuk membangun Maluku yang kita cintai bersama ini,” ujar tokoh pemuda itu. (Tim)