MALUKUnews, Ambon: Gubernur Maluku, Murad Ismail, memberikan pidato pada pelantikan Anggota DPRD Provinsi Maluku, masa bhakti 2019-214. Pidao ini disampaikan pada rapat paripurna pelantikan anggota DPRD Maluku yang dipimpin Ketu DPRD Maluku, Lucky Wattimury, Senin (16/09), pagi.

Dalam pidatonya itu, gubernur menyampaikan beberapa pesan kepada anggota DPRD Maluku yang baru dilantik itu. Pertama, kedudukan eksekutif dan legislatif berada dalam semangat kemitraan yang seimbang. Itu artinya, sudara-sudara turut bertanggung jawab menciptakan pemerintahan di Maluku yang jujur, bersih, berwibawa dan melayani.

Oleh sebab itu, saya meminta kepada saudara-saudara untuk tetap mawas diri, dan selalu berikhtiar, baik dalam bekerja. Khususnya yang berhubungan dengan pengelolaaan keuangan. Hindarilah kepentingan sempit yang bisa menjebak saudara-saudara masuk kedaalm masalah hukum.

Kedua, sebagai bagian dari sisstim pemerintahahn, anggota DPRD harus dapat menjalin koordiansi, komunikasi, kolaborasi dengan pihak-pihalm terkait. Mulai dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/ kota, TN-Polri, instansi verikal, BUMD, tokoh agama, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya.

Lanjut gubernur, Ketiga, optimalkan fungsi-fungsi yang melekat pada anggota DPRD yakni fungsi legislasi, pungsi anggara dan fungsi pengawasan. (Qin)