MALUKUnews, Ambon: Bursa Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Kepulauan Aru dikejutkan dengan pendatang baru, Ahmad Kabir Prakon (AKP). Nama AKP mencuat setelah mundurnya Ketua DPD PKS Aru, Muin Sogalrey yang juga Wakil Bupati Aru periode 2015-2020 dari status keanggotaan PKS.

Kabir yang ditunjuk sebagai Plt. Ketua DPD PKS Aru tersebut menyatakan kesiapannya bertarung di Pilkada Aru 2020 sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup). Dia mengaku telah mendapat perintah dari DPW PKS Maluku untuk bekerja dan mensosialisasikan diri ke masyarakat.

" Arahan pimpinan DPW PKS Maluku, saya diberikan mandat untuk sosialisasikan diri ke masyarakat sebagai Cawabup. Sebagai kader partai saya siap laksanakan perintah," tegas AKP saat ditemui di sela-sela pertemuan di Kantor DPW PKS Maluku di Komplek Galunggung, Ambon, Minggu (8/3/2020).

Suami dari Fatimah Rahayaan tersebut mengatakan, dia bersama struktur PKS di Aru akan membuka komunikasi dengan partai lain dan stakeholder di tanah Jargaria.

"Secepatnya kita akan bangun komunikasi dengan partai yang lain. Termasuk silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta masyarakat umum," lanjutnya.

Sementara itu, Leo, Ketua Bapilu DPW PKS Maluku, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada perintah kepada AKP untuk berproses dalam bursa Pilkada Aru 2020. "Prinsipnya kita mendorong yang bersangkutan untuk berproses agar PKS bisa berkontribusi untuk Jargaria," pungkasnya.

Menurut Leo, selain sebagai kader partai, AKP juga punya hak sebagai warga negara untuk turut serta dalam momentum demokrasi. "Sebagai kader dan warga negara indonesia setiap orang berhak untuk berproses," tutupnya. (Red)