MALUKUnews, Ambon: Tim pasangan Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa (TULUS), Selasa (24/09), lalu, resmi mengajukan laporan kecurangan Pemungutan Suara Ulang (PSU) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mewakili Tim Kuasa Hukum TULUS, Helmy Sulilatu, seperti dikutif dari Siwalima, mengaku menjadi kewajiban pihaknya selaku bagian dari perhelatan PSU di SBT, proses penyelengaraan pesta demokrasi ulang di kabupaten yang dikuasai Bupati Abdullah Vanath yang penuh dengan kecurangan itu harus dilaporkan ke MK.

“ Kami sudah ajukan laporan lengkap ke MK terkait kecurangan saat pelaksanaan PSU di SBT,” ujar Sulilatu.

Dikatakan, inti dari laporan tersebut yakni bahwa banyak terjadi kecurangan yang dilakukan penyelenggara pada saat PSU 11 September 2013 yang lalu itu. Diantaranya urai Sulilatu, terdapat formolir C6 fotocoppy yang tidak asli yang diberikan kepada pemilih untuk coblos.

Selain itu ada saksi-saksi dari pasangan calon yang dilarang untuk dapat berpartisipasi dalam TPS-TPS. Kemudian Formolir C1 yang dibagikan ke saksi-saksi, semua itu fotocoppy dan bukan asli.

Tidak hanya itu, TULUS menilai adanya keterlibatan penyelenggara yakni KPU SBT termasuk ambilalih tugas oleh KPU Provinsi Maluku juga cacat prosedural, dimana bertentangan dengan pasal 27 ayat 1 dan ayat 5 huruf C UU Nomor 15 tahun 2011 tentang penyelenggara Pemilu.

Disamping itu masih kata Sulilatu, kecurangan lainnya yang ikut dilaporkan TULUS ke MK yakni keterlibatan anak-anak di bawah umur yang melakukan pencoblosan. Ini terjadi di TPS 1 dan TPS 2 Kecamatan Pulau Gorom dan Gorom Timur. Termasuk pencoblosan yang dilakukan anak-anak dibawah umur di hampir seluruh Kecamatan Siwalalat.

“Ada juga terjadi mobilisasi massa dari Masohi, Tulehu, SBB dan beberapa daerah lain termasuk Papua yang melakukan pencoblosan di SBT,” urai Sulilatu.

Ia juga menambahkan, inti laporan lain yang diajukan Tim TULUS yakni adanya proses intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh Tim DAMAI kemudian dilakukan PNS di lingkup Pemkab SBT yang diatur serta dirancang oleh Camat Bula dan Kepala Bawasda Kabupaten SBT.( S5)