MALUKUnews, Ambon: Musyawarah Wilayah Partai Amanat Nasional (Muswil PAN) Maluku telah usai dilaksanakan. Musyawarah yang berlangsung di Mnaise Hotel Ambon itu tanggal 4 Nopember 2020 itu, telah melahirkan sejumlah calon ketua/ formatur.

Tercatat ada 11 nama calon ketua/formatur yang diusulkan dalam musyawarah itu, namun hanya empat nama saja yang dianggap memenuhi syarat, dan selanjutnya diusulkan ke DPP PAN.

Keempat nama itu adalah, Abas Ames Hanubun, Ramly Mahulette, Wahid Laitupa dan Piter Tatipikalawan.

Salah satu peserta Muswil yang juga mantan Sekretaris DPD PAN SBB dan juga mantan Sekwil BM PAN Maluku, Adam Makatita, saat berbincang dengan Malukunews.co, Jumat (06/11), mengatakan, keempat calon ketua/formatur itu memiliki keunggulan masing-masing, mulai dari rekam jejak hingga integritas.

“ Khusus untuk Mantan Ketua DPW PAN Maluku, Abas Ames Hanubun yang naamnya juga masuk dalam calon ketua/formatur, kami nilai tidak terlalu mengembirakan saat memimpin PAN Maluku kemarin. Dimasa kepemimpin Hanubun, PAN Maluku tidak lebih baik, bahkan banyak terjadi konflik internal di tubuh PAN itu sendiri,” ujar Makatita.

Lanjut Makatita, Hanubun sendiri dinilai tidak mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi DPD maupun perolehan suara PAN saat Pemilu lalu. “ Suara PAN saat Pemilu lalu menurun, karena salah satu akibat dari konflik internal yang terjadi dihampir semua DPD dan berbuntuut dengan pengangkatan PLT DPD PAN di Kabupaten dan Kota,” tegas Makatita.

“ Kami berharap, DPP PAN jangan salah memili/ mengangkat ketua/formatur DPW PAN Maluku, agar PAN Maluku bisa solid. Jika PAN solid maka pada Pemilu 2024 mendatang PAN di Maluku bisa berjaya. Sekali lagi kami berharap, supaya DPP jeli dalam menentukan seorang ketua/formatur,” cetus Makatita, putra asal Manipa ini. (Qin)