MALUKUnews, Ambon: Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku, memberikan wanti-wanti kepada pasangan calon kepala daerah maupun tim sukses, bahwa jika sampai terbukti melakukan politik uang, maka pasangan calon tersebut akan dikenai sanksi hingga di diskualifikasi dari pencalonan. Hal ini ditegaskan Komisioner Bawaslu Maluku, Astuti Usman, saat menyampaikan materinya dalam acara dialog interaktif yang berlangsung di Rumah Kopi Lela, Ambon, Selasa, kemarin.

“ Pasangan calon kepala daerah dan tim sukses supaya berhati-hati, jangan sampai meraih suara pemilih dengan melakukan praktek politik uang. Jika sampai kedapatan dan terbukti, maka sanksinya sangat bahaya, pasalon tersebut bisa didiskualifikasi,” ujar Astuti.

Menurutnya, hingga saat ini, Bawaslu belum menerima laporan terkait praktik politik uang yang dilakukan Paslon maupun tim sukes calon gubernur dan wakil gubernur Maluku itu. “ Jika nantinya ada laporan terkait politik uang, maka kami harus melakukan klarifikasi dan mengkaji laporan tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku barulah kami akan memberikan keputusan,” ujarnya.

Kata Astuti untuk menghindari adanya praktik politik uang di masyarakat saat Pilkada, pihaknya telah bekerjasama dengan masyarakat. ‘’Kami juga terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat termasuk forum-forum warga untuk menolak praktik uang,’’ ucapnya. (Qin)