MALUKUnews: Humas merupakan bagian penting dari sebuah lembaga. Berkat kerja humas, segala macam kegiatan pimpinan dan semua divisi yang ada di dalam Bawaslu bisa diketahui oleh masyarakat.

Hal itu dikatakan Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Mochamad Afifuddin dalam forum Bimbingan Teknis Kehumasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2019 di Samarinda, Selasa (29/10/2019) malam.

" Humas harus bisa menyampaikan informasi kelembagaan kepada publik agar mudah dicerna. Juga harus bisa membuat Bawaslu semakin populer," ucapnya.

Afif meminta humas Bawaslu di seluruh tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan penguatan penjenamaan Bawaslu. Caranya, memberikan warna dan ciri khas yang ada di setiap daerah masing-masing. "Sehingga bisa menjadi pembeda dengan lembaga yang lain. Selain itu, supaya lebih mudah dikenali oleh masyarakat," tuturnya.

"Humas harus terus melakukan inovasi dan melakukan hal yang biasa menjadi luar biasa. Kerja humas yang baik adalah berhasil membumikan Bawaslu kepada masyarakat," imbuh Afif.

Menurutnya, selain kemampuan membuat rilis kepada awak media dan agenda 'framing' menonjolkan isu berita, humas harus bisa menjaga hubungan baik lembaga dengan media dan masyarakat. Untuk mewujudkannya, lanjut dia, humas harus aktif memberi informasi kepada publik sebelum dibutuhkan.

"Setiap hari harus ada informasi yang disebar kepada media dan masyarakat. Sehingga mereka tahu apa saja yang dilakukan Bawaslu," terangnya.

Afif membeberkan, keterbukaan informasi humas Bawaslu masuk dalam kategori tiga besar kementerian dan lembaga. Lalu berdasarkan beberapa lembaga survei, kepercayaan masyarakat kepada Bawaslu semakin tinggi dari sebelumnya. Afif mengakui, hal tersebut membuktikan kinerja humas sudah berjalan dengan baik.

"Akan tetapi, sekarang bukan waktunya untuk berpuas diri. Ke depan humas harus mencari formula baru supaya lebih menarik masyarakat untuk mencari tahu seluk beluk Bawaslu," harapnya.

Mantan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilu untuk Rakyat (JPPR) ini meminta, kapasitas kehumasan Bawaslu Provinsi Kaltim semakin bertambah. Melalui forum seperti ini, baginya akan menjadi sarana ruang belajar lewat penggalian informasi baru dari narasumber.

"Dimana pun posisi kita jangan sepelekan forum atau undangan dari pihak manapun. Karena setiap forum walaupun skalanya kecil tapi pasti ada ilmunya," sergahnya. (bawaslu.go.id)