MALUKUnews, Jakarta: Menjelang tes CPNS pada akhir 2019 dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2020, listrik menjadi kebutuhan yang sangat penting. Ketersediaan listrik yang stabil sangat penting demi suksesnya tes CPNS dan UNBK berbasis online.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII DPR RI dengan PT. PLN (Persero), Anggota Fraksi PKS DPR RI, Saadiah Uluputty meminta PLN agar memperhatikan ketersediaan dan kestabilan listrik menjelang tes CPNS dan UNBK berbasis online.

“Ada sekolah yang yang standar nilai UNBK harus sama. Penerimaan pegawai (CPNS-red), harus sama standarnya.Tapi infrastruktur-infrastruktur dasar tidak diperhatikan,” kata Saadiah dalam RDP di Gedung Nusantara I, Jakarta, 25 November 2019.

Menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab Saadiah sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. “Kami diminta untuk menyampaikan ini. Karena kami membawa amanah dari masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Saadiah juga meminta agar pemerintah memberikan perhatian khusus terkait ketersediaan dan kestabilan listrik di wilayah Indonesia timur.

“Ini kritik kami kepada pemerintah. Khusus untuk daerah Indonesia timur seperti Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat,” tambahnya.

Untuk diketahui, kebijakan pemerintah tentang pelaksanaan tes CPNS dan UNBK secara online membutuhkan kesiapan infrastruktur pendukung seperti komputer. Untuk menunjang itu, diperlukan tenaga listrik yang stabil. (TM458)