MALUKUnews, Jakarta: Indonesia dan Belanda tampak mulai mesra setelah kedua pemimpin negara itu saling bertemu.

Indonesia dan Belanda akan meningkatkan kerjasama di sektor transportasi.

Peluang ini diungkap usai pertemuan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dengan Menteri Infrastruktur dan Manajemen Air Negara Belanda Mrs. Cora Van Nieuwenhuize.

Kedua menteri juga melakukan penandatanganan joint statement (Pernyataan Bersama) untuk meningkatkan kerjasama transportasi meliputi, teknologi transportasi, sistem transport intelligent, keamanan dan keselamatan transportasi dan proyek infrastruktur di bidang transportasi darat, transportasi sungai, danau dan penyeberangan, laut, udara, perkeretaapian, penelitian dan pengembangan serta pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia perhubungan.

“Tadi kami membahas sejumlah peluang kerjasama kedua negara di sektor transportasi. Kami tawarkan kepada pihak swasta di Belanda untuk ikut berinvestasi pada proyek-proyek infrastruktur di Indonesia melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” jelas Menhub, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/03).

Beberapa proyek infrastruktur yang dapat dikerjasamakan yaitu pengembangan sistem transportasi yang cerdas dan ramah lingkungan di Ibu Kota Baru Negara di Kalimantan Timur. Serta, proyek pengembangan Pelabuhan di Ambon yang diproyeksikan menjadi pusat industri perikanan bagi wilayah Maluku.

Pada kesempatan tersebut, Indonesia dan Belanda menanadatangani Letter of Intent antara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) dengan CEO Innovam Belanda, yang merupakan lembaga yang bergerak di bidang pelatihan dan pemagangan tenaga terampil otomotif bertaraf Internasional yang berpusat di Belanda. Tujuannya untuk meningkatkan pengembangan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia perhubungan melalui pendidikan dan pelatihan otomotif. (Red/okezone.com)