MALUKUnews, Makassar: Ketua Bawaslu RI Abhan memberikan apresiasi atas pengabdian seluruh jajaran Bawaslu di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kota Makassar sampai tingkat kelurahan yang terus siap mengawal proses demokrasi meskipun berbagai kendala menghadang.

Menurutnya, tantangan terberat saat ini adalah mengawasi kampanye daring (dalam jaringan) untuk Pilkada Serentak 2020 yang digelar di 270 daerah.

"Tantangan terberat di masa pandemi covid-19 ini adalah pengawasan kampanye virtual atau daring. Bagaimana menyiapkan mekanisme dan strategi pengawasan melalui media sosial atau kampanye virtual tentu harus bersinergi dengan KPU untuk diberikan akses masuk ke kampanye virtual dalam melakukan pengawasan," katanya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pengawasan Tahapan Kampanye dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Tahun 2020 di Pulau Kayangan, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulsel, Selasa (15/9/2020).

Dia menambahkan seluruh jajaran Bawaslu harus selalu optimis dalam mengawasi seluruh tahapan pemilihan di Makassar tahun ini. Namun dirinya memperingatkan seluruh jajaran pengawas untuk tetap waspada.

"Dalam melakukan kerja pengawasan harus tetap mengikuti aturan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari penularan covid-19," imbaunya.

Abhan lantas memuji seluruh jajaran pengawas pemilu khususnya pengawas Ad hoc (sementara) yang sempat dinonaktifkan. "Saya sangat mengapresiasi Panwascam (Panitia Pengawas Kecamatan), Panwas Desa/Kelurahan karena sempat di berhentikan selama dua bulan akibat pandemik covid-19 tanpa ada uang penghormatan. Ketika diaktifkan kembali semangat dan siap bekerja tidak berkurang sama sekali," tuturnya.

Perlu diketahui, Abhan didampingi Ketua Bawaslu Sulsel HL Arumahi, Anggota Bawaslu Sulsel Syaiful Jihad, Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari beserta pimpinan Bawaslu Kota Makassar lainnya seperti A Hafid, Abdillah Mustari, Sri Wahyuningsih, dan Zulfikarnain.

Rombongan menggunakan kapal cepat selama sekitar 15 menit perjalanan dari Dermaga Cafe Ombak ke Pulau Kayangan. Sedangkan peserta kegiatan ini berjumlah 60 orang terdiri dari pimpinan dan kepala sekretariat Panwascam se-Kota Makassar. Abhan pun meninggalkan lokasi acara pukul 16.00 WITA kembali ke Makassar. (bawaslu.go.id)