MALUKUnews, Jakarta: Bermacam peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 12 Maret. Agar mengingatnya kembali.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada tanggal 12 Maret, seperti dirangkum Okezone, sebagaimana dikutif dari Wikipidia.org:

1767 - Operas Die Schuldigkeit des ersten Gebotes pertama kali dipertunjukkan

Die Schuldigkeit des ersten Gebotes adalah sebuah opera, K. 35, yang ditulis Wolfgang Amadeus Mozart pada tahun 1767 saat ia berusia 11 tahun.

Ini adalah opera, atau lebih tepatnya drama keagamaan (sacred drama), yang pertama kali ditulis Mozart. Libretto-nya ditulis oleh Ignaz Anton von Weiser.

Opera ini dipertunjukkan pertama kali pada 12 Maret 1767 di di Istana Uskup Agung, Salzburg. Hanya bagian pertama opera ini digubah oleh Mozart, bagian kedua dan ketiga diselesaikan oleh Michael Haydn dan Anton Cajetan Adlgasser secara berturut.

1927 - Hari Kelahiran Wakil Presiden Republik Indonesia kelima, Soedharmono

Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Soedharmono, S.H., lahir di Cerme, Gresik, Jawa Timur, Indonesia, 12 Maret 1927. Iaadalah wakil presiden indonesia kelima yang menjabat selama periode 1988–1993.

1930 - Mahatma Gandhi memimpin barisan sepanjang 200-mil, dikenal sebagai Mars Garam

Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi alias Mohandas Karamchand Gandhi memimpin barisan sepanjang 200 mil untuk meluapkan aspirasinya terhadap pemerintahan kolonial Inggris, pada 12 Maret 1930. Gerakan tersebut dikenal sebagai Mars Garam untuk memprotes monopoli garam oleh Inggris.

Mahatma Gandhi adalah tokoh spritual dan politikus yang terlibat dalam gerakan kemerdekaan India. Ia terkenal dengan gerakan tanpa kekerasan.

Gandhi dari India menginspirasi dunia dengan ajaran anti-kekerasan, menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dan kemerdekaan.

1967 - Sidang MPRS menunjuk Soeharto menjadi Pejabat Presiden Indonesia

Soeharto

Soeharto yang berpangkat letnan jenderal diangkat sebagai Pejabat Presiden Indonesia oleh MPR Sementara. Setahun kemudian, pada 27 Maret 1968, dia resmi disahkan sebagai Presiden, mengambil alih kekuasaan Soekarno.

Soeharto langsung menunjuk 20 persen anggota MPR. Melalui Partai Golkar, dia menguasai parlemen dan pemerintahan.

2011 - Salah satu reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi meleleh

Pada Maret 2011 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima I karena gempa bumi dan tsunami Sendai, pemerintah Jepang mendeklarasikan sebuah "keadaan darurat tenaga nuklir" dan mengevakuasi ribuan penduduk yang tinggal dekat Fukushima I.

Ryohei Shiomi dari komisi keselamatan nuklir Jepang mengatakan bahwa para pejabat prihatin tentang kemungkinan kebocoran nuklir. Kebocoran nuklir ke lingkungan terus berlanjut hingga menyebabkan terbentuknya larangan impor ikan dari Jepang oleh Korea Selatan. (kha)

Sumber: okezone.com