MALUKUnews, Ambon: Kader Partai Demokrat yang diketahui hadir dalam peresmian organisasi masyarakat (ormas) bentukan Anas Urbaningrum, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) terancam akan dikenai sanksi oleh Partai Demokrat.

Mereka adalah Saan Mustopa, Ahmad Mubarok, Gede Pasek Suadika, dan Mirwan Amir. Mereka dianggap telah melakukan pembelotan terhadap partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Mereka yang di sana menantang. Itu kan pembelotan," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Max Sopacua di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Menurut Max, setiap kader Partai Demokrat harus memiliki etika dalam berpolitik. Terlebih, ormas PPI tersebut didirikan oleh Anas yang tidak lain mantan Ketua Umum Partai Demokrat yang terlibat kasus korupsi.

"Ormas itu didirikan Anas yang adalah mantan Ketua Umum yang dipecat, bersamaan dengan konvensi. Kita belajar konotasinya, ini perkara etika politik. Nanti akan ada sanksi," tegas Max.

Sementara Juru Bicara PPI, Muhammad Rahmad mengatakan pelarangan seluruh kader Partai Demokrat untuk ikut ormas PPI bertentangan dengan UUD 1945 tentang kebebasan berserikat dan berkumpul. Menurutnya, Demokrat tengah mengalami paranoid.

"Kalau pernyataan Syarief Hasan itu tidak segera diluruskan SBY, publik akan menilai Partai Demokrat sudah tidak lagi demokratis. Jika kadernya dilarang ikut ormas, semestinya Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga aktif di berbagai ormas ikut dilarang," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, menegaskan akan memberikan sanksi kepada kadernya yang bergabung dengan ormas PPI.

"Ada tindakan tentunya. Ada suatu justifikasi kebijakan yang akan kita lakukan," tegas Syarief di Kompleks Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa 17 September 2013.

Menurut Syarief larangan tidak diperbolehkan masuknya kader Demokrat ke ormas ini merupakan keputusan langsung dari DPP Partai Demokrat. Syarief menambahkan, dalam waktu dekat, DPP akan memberikan sanksi terhadap tiga politisi Demokrat yang masuk ke dalam PII. (Sumber: Okezone/sus)