MALUKUnews, Jakarta: Endriartono Sutarto, menjadi salah satu peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Dalam sesi perkenalan, dia menyindir belum berjalannya kaderisasi di Partai Nasional Demokrat, partai yang sebelumnya menjadi tempatnya berlabuh. Apa tanggapan Partai Nasional Demokrat atas sindiran itu?

"Saya menghormati senior saya, pak En (Endriartono) lagi galau. Mau konsen pada konvensi, kemudian ini jangan kayak kuda yang lari tapi nyepak ke belakang," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasional Demokrat Rio Capellasaat dihubungi dari Jakarta, Minggu (15/9/2013) malam. Menurut dia, sindiran yang disampaikan Endriartono merupakan bukti bahwa mantan Panglima TNI itu memang sedang galau.

Soal belum kaderisasi yang disindir Endriartono, Rio membantahnya. Dia mengatakan saat ini partainya sedang fokus untuk pemenangan Pemilu Legislatif 2014. Baru setelah itu, kata dia, Partai Nasdem akan menentukan keputusan terkait calon presiden dan wakil presiden untuk Pemilu Presiden 2014.

"Nasdem memang belum berpikir soal presiden. Bagaimana kami mau ngusung capres kalau belum tahu mau koalisi atau tidak. Itu buang-buang energi namanya," ujar Rio. Selain menyindir tak berjalannya kaderisasi di partai pimpinan Surya Paloh tersebut, Endriartono juga mengatakan konvensi yang digelar Partai Demokrat merupakan terobosan untuk memunculkan calon presiden yang andal dan berkualitas. Endriartono mengatakan pula konvensi dapat membuka jalan untuk semua figur kompeten dan tidak dibatasi tokoh yang memiliki kekuatan finansial maupun kekuasaan. (Sumber: Kompas)