MALUKUnews, Ambon: Fraksi PKS DPR RI menerima kunjungan dari pemuda Maluku. Kunjungan ini diterima Saadiah Uluputty, atas nama Fraksi PKS dan didampingi Tenaga Ahli Fraksi, Wahyudin Munawir dan Agus Luqman.

Kunjungan para pemuda dari Maluku ini bertepatan dengan hari aspirasi yang ditetapkan Fraksi PKS DPR RI, Selasa (15/10), lalu " Kami hadir dalam rangkah silaturahmi sekaligus menyampaikan beberapa aspirasi dari pemuda Maluku, untuk diperjuangkan di Senayan," ungkap Firdaus Ahmad Mony, salah satu Pemuda Maluku, seperti dalam rilis yang diterima Malukunews.co, Kamis (17/10).

Mony yang juga salah satu pimpinan OKP di Ambon ini, bersama kawan-kawannya, datang menyampaikan aspirasi mereka, yang salah satunya terkait bencana gempa Maluku yang kurang mendapat sorotan pemerintah pusat.

" Jelas sekali bahwa bencana Maluku kurang mendapat atensi dari pusat. Isu-isu lain lebih dipentingkan ketimbang masalah kemanusiaan yang terjadi di Maluku saat ini," tandasnya.

Selain itu, salah tokoh pemuda Maluku asal Buru Selatan, dalam kesempatan itu, juga meminta Fraksi PKS supaya memperjuangkan sejumlah kepentingan Maluku di DPR, seperti RUU Kepulauan, masalah pendidikan dan kesejehteraan lainnya.

" Kami titipkan kepada Fraksi PKS agar kiranya bisa perjuangkan RUU Kepulauan. Juga masalah kemiskinan dan kesenjangan di Maluku. Yang sangat penting juga masalah pendidikan," ulasnya.

Sementara itu, Saadiah Uluputty yang merupakan perwakilan PKS dari Maluku di Senayan mengapresiasi kehadiran Mony dan kawan-kawannya itu.

"Terima kasih kepada adik Moniy yang sudah mengunjungi kami. Seharusnya pak Jazuli (ketua Fraksi -red) juga hadir, tapi karena ada kendala sehingga beliau tidak bisa hadir," jelas Saadiah.

Saadiah menyatakan dirinya akan mengoptimalkan perjuangan di parlemen. 10 tahun menjadi anggota DPRD Provinsi, lanjut Saadiah menjadi pengalaman berharga untuk berkiprah dan memperjuangkan beberapa kepentingan Maluku di Senayan.

"Beta bagian dari pelaku yang ikut merasakan 10 tahun memperjuangkan kepentingan masyarakat. Pengalaman itu akan menjadi modal untuk perjuangkan agenda-agenda Maluku di DPR RI," jelasnya.

Merespon bencana gempa Maluku, Saadiah telah berkoordinasi dengan Fraksi PKS untuk memberikan perhatian terhadap korban terdampak.

" Terkait korban gempa, beta sudah koordinasi dengan teman-teman Fraksi PKS. Sebagian bantuan sudah beta kirim. In Shaa Allah dari Fraksi juga ada anggota yang siap membantu," ucapnya.

Mengenai RUU Kepulauan, Saadiah menegaskan sikap Fraksi PKS yang mendukung RUU tersebut bersama beberapa fraksi lainnya. " PKS sangat mendukung RUU Kepulauan. Beberapa fraksi juga sudah sepakat. Kendalanya RUU ini melanggar Kinvensi PBB Tahun 1992. Kita akan kaji dan carikan solusinya. Semoga bisa kita carry over di periode baru ini," jelasnya.

Dalam diskusi itu, Agus Luqman, Tenaga Ahli Fraksi PKS memberikan masukan terkait RUU Kepulauan.

"Payung hukumnya perlu didorong dulu. Nanti akan diajukan melalui Baleg. Provinsi-provinsi Kepulauan di Indonesia perlu konsolidasi. Masyarakat dan pemuda juga perlu bergerak. DPR RI sudah Ok. DPD juga. Pemerintah yang belum Ok. Karena melanggar konvensi tahun 1992," ulas Agus.

Sesuai rilis yang diterima, Fraksi PKS DPR RI telah meluncurkan Hari Aspirasi Rakyat yang ditentukan setiap hari Selasa. Hal tersebut guna membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada DPR. Hari aspirasi sebagaimana ditegaskan ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini difokuskan pada tiga hal yakni penyerapan aspirasi, tindak lanjut, dan respons atas masukan tersebut. Hari aspirasi tersebut tidak menafikan hari-hari yang lain untuk tetap menerima aspirasi masyarakat. (Red)