MALUKUnews, Banjar Baru: Walikota Ambon Richard Louhenapessy menerima anugerah kebudayaan di puncak perayaan hari pers nasional yang dibuka secara resmi oleh presiden repoblik indonesia Joko Widodo di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Sabtu (08/02).

Pemberian anugerah kebudayaan PWI tersebut sebagai penghormatan pada kearifan lokal masing-masing daerah.

Tampak dalam pemberian anugerah kebudayaan tersebut, bupati/walikota tampil dengan pakaian adat masing2 daerah yang melambangkan tradisi/ciri khas daerahnya.

Adapun ke-10 Bupati/Walikota yang menerima penghargaan tanpa peringkat tersebut yaitu : Airin Rachmi Diany, Walikota Tangsel (Banten), Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong (Kalimantan Selatan), AS Tamrin, Walikota Baubau (Sulawesi Tenggara), Hj. Badingah, Bupati Gunungkidul (DI Yogyakarta), Danny Missy, Bupati Halmahera Barat (Maluku Utara), Ibnu Sina, Walikota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Indah Putri Adriani, Bupati Luwu Utara (Sulsel), Richard Louhenapessy Walikota Ambon (Maluku), dan Soekirman, Bupati Serdang Bedagai (Sumatera Utara), 2016-2021, dan Umar Ahmad Bupati Tubaba (Lampung).

Sebelumnya, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari dalam keterangan pers sebelum puncak perayaan HPN mengatakan, Para Bupati/Walikta yang mendapat penghargaan ini, dalam membangun daerahnya menggunakan pendekatan kebudayaan lokal dalam perspektif nasional dan global. “ Daerah-daerah tersebut tampil dengan karakternya masing-masing,” ujar Atal S.Depari.

Dikatakannya, meskipun kesepuluh bupati/walikota sama-sama menempuh jalan kebudayaan dalam membangun kebudayaan dan memodernisasi daerahnya, namun masing-masing dengan program inovasi dan cara eksekusi yang berbeda-beda. Sesuai dengan warisan alam, warisan budaya, kultur masyarakat SDM, anggaran, infra struktur, even, ketrampilan memanfaatkan media (massa / sosial, yang berbeda-beda. (Edhy Latuconsina).