MALUKUnews, Jakarta: Eks Ketum PD Anas Urbaningrum membantah tudingan Ruhut Sitompul dan persidangan soal aliran dana Hambalang untuk pemenangannya di Kongres PD 2010 silam. Anas menganggap tudingan itu imajiner.

"Fakta apa? Itu imajiner," kata Anas kepada detikcom, Jumat (8/11/2013).

Anas juga menampik pernyataan Sutan Bhatoegana soal Nazaruddin yang bagi-bagi BBM untuk tim suksesnya. Anas mengaku tak tahu menahu. "Katanya bin katanya," kata Anas.

Miliaran uang mengalir ke Kongres Partai Demokrat diduga berasal dari skandal proyek Hambalang. Uang itu untuk pemenangan Anas Urbaningrum dan Andi Alfian Mallarangeng yang sedang bersaing menjadi Ketum PD.

Hal ini terungkap dalam surat dakwaan Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Kemenpora Deddy Kusdinar yang dibacakan secara bergantian oleh jaksa I Kadek Wiradana Cs di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (7/11/2013).

Khusus untuk Anas, uang itu didapatkan dari PT Adhi Karya dan PT Wika. Anas mendapat dana Rp 2,21 miliar untuk membantu pencalonan dirinya sebagai calon ketum.

Pengakuan eks Jubir Anas, Ruhut Sitompul, menguatkan hal ini. Ruhut mengaku tahu pembagian uang untuk pemenangan Anas. "Ada yang US$ 3.000, ada yang US$ 5.000, tapi mereka merasa dikurangi sama orang yang ditugasi Anas bagi-bagi uang," kata Ruhut. (Sumber: Detikcom)