MALUKUnews.co, Ambon: Anggota DPR RI, Fraksi PKS dari Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, ST getol menyuarakan aspirasi masyarakat Maluku saat melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV bersama Kementeria Pertanian. Acara RDP ini berlangsung di ruang rapat komisi IV gedung Nusantara V Senayan, Senin (20/09), kemarin.

Dalam RDP yang dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, sekjen beserta para dirjen Kementrian Pertanian itu, Saadiah meminta supaya kerbau Moa dan kambing Kisar bisa dikembangkan menjadi plasma nutfah ternak nasional. [Klik vidionya disini: https://www.youtube.com/watch?v=CSYjPrZtDoA

Kata Saadiah, kerbau Moa ini memiliki ciri dan spesifiknya yang tidak dimiliki oleh wilayah-wilayah lain yang ada di Indonesia, badannya besar. Saya minta ada perhatian dengan sungguh-sungguh, dengan mencanangkan program pengembangan peternakan kerbau Moa di Maluku Barat Daya. “ Ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk adanya konservasi plasma nutfah agar populasi kerbau Moa terhindar dari kepunahan dan bisa terpelihara kelestariannya,” ujar Saadiah yang disampaikan saat RDP itu.

RDP yang dipimpin Dedi Mulyadi ini dalam rangka membahas tentang penyesuian Rencana Kerja dan Anggaran - Kementeria Negara/Lembaga (RKA-KL) sesuai hasil pembahasan badan anggaran ini yang dipimpin Dedi Mulyadi.

Saadiah yang dihubungi Malukunews.co, Rabu (22/09), mengatakan, dalam RDP itu, ia ditunjuk sebagai juru bicara mewakili fraksi PKS. Ia kemudian menyampaikan 11 point catatan untuk diserahkan ke kementerian pertanian. “ Ada tiga hal penting yang harus saya sampaikan dalam RDP itu, diantaranya Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Kedua, minta kerbau Moa dan kambing Kisar supaya dikembangkan sebagai plasma nutfah ternak nasional. Dan ketiga, minta pemerintah serius mengurus pala dan cengkeh,” ujar Saadiah dalam rilis singkatnya yang diterima Malukunews.co. (Mar)

Tonton Berita Vidonya di MALUKUNEWS TV. Klik saja disini: https://www.youtube.com/watch?v=CSYjPrZtDoA