MALUKUnews, Jakarta: Ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama akan dilakukan dari 5-8 Mei 2014. Wakil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim menyatakan distribusi naskah ujian nasional berlangsung lancar.

"Konfirmasi terakhir naskah ujian sudah di kabupaten-kabupaten," kata Musliar saat dihubungi Tempo, Sabtu, 3 Mei 2014. Naskah-naskah itu, lanjut Musliar, sudah sampai sejak 1 Mei lalu. (Baca juga: Naskah UN SMP Dijamin Steril dari Tokoh Politik)

Musliar mengatakan, tidak ada kendala dalam pendistribusian naskah ujian. Sebab, naskah sudah dicetak sejak jauh-jauh hari. "Ini lebih siap dibandingkan pada tahun lalu," tutur Musliar.

Tahun lalu, pendistribusian naskah ujian nasional SMP mengalami keterlambatan. Penyebabnya lantaran telatnya pengepakan naskah tingkat di tingkat SMA, sehingga berpengaruh kepada SMP.

Karena keterlambatan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencabut tugas PT Ghalia dalam mencetak soal ujian. Kemendikbud hanya memberi tugas ke PT Ghalia untuk satu provinsi saja. Sisanya dikerjakan tiga perusahaan percetakan yang lain.

Salah satu wilayah yang terkena dampaknya keterlambatan naskah ujian adalah Kabupaten Bogor. Akibatnya, pelaksanaan ujian pada hari pertama, Senin 22 April 2013, harus ditunda sekitar dua jam. (Baca juga: UN SMP, Polisi Berpakaian Preman Awasi Sekolah). (Sumber: tempo.co)