MALUKUnews, Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merekrut aktivis mahasiswa sebagai juru kampanyenya pada masa kampanye Pemilu 2014. Mereka akan ikut kampanye bersama juru kampanye nasional dari PPP.

Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali mengatakan, perekrutan jurkam aktivis mahasiswa ini merupakan upaya PPP membidik pemilih pemula. Menurut Suryadharma, PPP tengah memperluas jaringan di kalangan pemilih pemula dan generasi muda.

“PPP tidak lagi disebut partai orang tua. Hadirnya anak muda ini akan memberikan warna yang besar bagi perjalanan PPP. Bukan berarti PPP melakukan amputasi terhadap orang tua, tapi lebih pada gerakan regenerasi,” ujar Suryadharma, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (10/3/2014).

Para jurkam ini berasal dari berbagai kampus di Indonesia, seperti UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Trisakti, Universitas Paramadina, Universitas Jayabaya, STMI Jakarta, STIE Swadaya, STKIP, dan STAI As-syafiiyah. Mereka telah mengikut penataran juru kampanye bersama para jurkam nasional di Cikopo, Bogor, Jawa Barat, 9-10 Maret.

Suryadharma, yang juga Menteri Agama ini, menambahkan, hadirnya para jurkam muda ini diharapkan bisa menghubungkan antara PPP dengan pelajar di tingkat SLTA maupun pondok pesantren. PPP pun akan menggunakan berbagai media seperti diskusi, pertunjukan seni, pertandingan olahraga untuk memperluas jaringan di kalangan anak muda

. Selain dari kalangan muda, PPP juga masih mengandalkan jurkamnas dari kalangan kiyai, ustadz, tokoh masyarakat, serta pengurus DPP PPP dengan jumlah peserta sekitar 500 orang. Hadirnya muka-muka baru tersebut diharapkan mampu memberikan warna baru bagi PPP.

Partai Persatuan Perbangunan (PPP) mengelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pemenangan pemilu untuk menghadapi pesta demokrasi yang digelar 9 April 2014. Rakornas tersebut untuk merealisasikan target 12 juta kader seperti yang ditetapkan dalam Mukernas II PPP di Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Pada Pemilu 2014, partai berlambang Ka'bah ini menargetkan hingga 90 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019. Pada tahun 2009 lalu, PPP mendapat 38 kursi. (kompas.com)