MALUKUnews: Apa yang ditonton di Youtube, apa yang di-"suka" di Facebook dan kunjungan blogger termasuk kegiatan yang dipantau oleh badan intelijen Inggris GCHQ, menurut dokumen yang dibocorkan Edward Snowden.

Rincian program GCHQ dengan kode Squeaky Dolphin itu diterbitkan oleh NBC News. Laporan tersebut mengatakan bahwa badan intelijen siber tersebut mendemonstrasikan kemampuan mereka kepada Badan Keamanan AS (NSA) pada 2012.

Facebook telah memagari data mereka dengan enkripsi sandi tetapi layanan Youtube dan Blogger dari Google masih belum terenkripsi. Kedua perusahaan itu mengatakan mereka tidak memberikan izin kepada GCHQ untuk mengakses data.

Logo dugaan operasi intelijen itu menunjukkan seekor lumba-lubma memegang kaleng bertuliskan GTE yang merujuk pada Global Telecoms Exploitation, divisi GCHQ yang diyakini mampu mengumpulkan data dari kabel serat optik.

Harian Guardian melaporkan bahwa pada 2012, GCHQ menyadap 200 kabel, termasuk jaringan komunikasi trans atlantik dan dapat memproses data telepon serta internet dari situ.

GCHQ menolak mengomentari klaim tersebut. Namun Perdana Menteri David Cameron belum lama ini mengatakan bahwa, "Saya puas dengan kerja badan-badan tersebut yang tidak hanya penting tetapi juga tertutup."

Editor : Egidius Patnistik

Sumber : BBC Indonesia