MALUKUnews, Jakarta: Dalam kurun waktu sepekan terakhir, jumlah pasien corona di Indonesia terus mengalami peningkatan. Merujuk data Kemenkes hingga, Kamis (12/03), total sebanyak 34 orang tertular virus corona.

Pemerintah pun telah mengerahkan segala upaya mengantisipasi agar virus mematikan tersebut tidak meluas.

Bahkan, berbagai pendapat dan spekulasi pun bermunculan terkait langkah yang tepat untuk menghadapi virus yang ditetapkan pandemic oleh WHO.

Ketua DPP Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo), Yerry Tawalujan,seperti dilansir dari partaipaerndo.com, mengatakan meminta pemerintah perlu mencanangkan gerakan nasional pencegahan virus corona sebagai kampanye besar dalam upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19.

“Ya, itu seperti kampanye besar pencegahan penyebaran virus Covid-19. Pencanangan gerakan nasional ini mesti diikuti dengan upaya-upaya pencegahan virus di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/3/2020).

Upaya pencegahan virus di lapangan ini adalah dengan membagikan masker atau pembersih tangan yang bisa mencegah serta meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Upaya lainnya, misalnya memperbanyak sosialiasi pencegahan virus langsung ke masyarakat. Seluruh puskesmas, pejabat kelurahan sampai RT-RW perlu turun mensosialisasikan cara pencegahan virus corona yang langsung ke masyarakat,” tambahnya.

Di samping upaya preventif, Yerry berharap, masyarakat pun harus punya keinginan menolak virus tersebut dari dalam diri sendiri.

Rutin cuci tangan, rutin memakai masker, tidak bersentuhan dengan orang lain, batasi kegiatan di ruang publik adalah langkah pencegahan diri sendiri.

“Di balik semua itu, bersikap tenang dan tidak terprovokasi kabar hoaks tentang corona juga langkah bijak yang perlu dilakukan masyarakat,” tuturnya lagi.

Adapun di DKI Jakarta, menyusul penyebaran Covid-19 yang cukup signifikan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui Jakarta dalam kondisi genting. Ia meminta jajarannya untuk segera memberi respons.

“Kita menyadari ini situasi urgent atau situasi genting, karena itu segalanya harus dikerjakan dengan cepat dan harus responsif,” ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. (Red)