MALUKUnews, Jakarta: "Nyanyian" Mantan Bendahara Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin diduga orang ada yang mengarahkan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan mampu mengungkap siapa yang mengungkap orang kuat yang mengendalikan Muhammad Nazaruddin.

"Tudingan itu beralasan karena Nazar dulu sebut nama orang sekarang tidak, jadi artinya kesannya sesuai pesanan. Itu sah-sah saja, namun KPK harus menindaklanjuti kebenaran Nazar," kata Bonyamin, saat berbincang dengan Okezone, Kamis (31/10/2013). Dia mengatakan nyanyian Nazaruddin selama ini tidak mengganggu kinerja KPK, justru KPK terbantu dengan yang disampaikan Nazar. "KPK juga harus mengungkap siapa yang berada di belakang Nazaruddin, yang seakan-akan sesuai pesanan, untuk menghantam siapa," terangnya.

Sebelumnya Anas Urbaningrum menyebut ada orang kuat yang mengendalikan Muhammad Nazaruddin. Koleganya saat di Partai Demokrat itu bicara sesuai order orang kuat tersebut.

"Kekuatan yang hebat sekali. Kalau bukan kekuatan yang hebat tidak mungkin," kata Anas di MNC Tower, Jakarta Pusat, Kamis 30 Oktober lalu.

Anas enggan menjelaskan lebih jauh sosok orang kuat yang dia maksud. "Tidak perlu disebutkan, Anda juga tahu, orang yang sangat kuat lah," ujarnya.

Nazaruddin di antaranya menyebut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam proyek e-KTP dan seragam hansip. Selain itu, dia juga menyebut keterlibatan Menteri Sekretaris Negara, Sudi Silalahi dalam proyek e-KTP dan Hambalang. Soal benar atai tidaknya pernyataan Nazar, menurut Nazar masih harus dikonfirmasi. Kata dia, Nazar bicara dengan tujuan untuk menyerang kelompok tertentu, sesuai order.

"Jadi setiap omongan Nazar dianggap benar tidak bisa, dianggap salah ya tidak bisa. Harus diimbangi dengan data, bukti dan fakta yang akurat," ungkapnya. (Sumber: Okezone/ydh)