MALUKUnews, Ambon: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dibawah kepemimpinan Letjen TNI. Doni Munardo, terus menunjukan perhatian seriusnya dalam menangani pengungsi korban gempa Maluku.

Selain memberi bantuan dan penanganan infrastruktur akibat gempa itu, BNPB juga melakukan kreatifitas, dengan cara menghibur anak-anak di lokasi pengungsian.

Seperti yang terlihat di lokasi pengungsian di Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah ini, tim dari BNPB memberikan hiburan, dengan cara mengajak puluhan anak-anak bermain dan bernyanyi. Langkah ini dilakukan dalam rangka pemulihan trauma psikologi akibat goncangan gempa yang terjadi di wilayah itu, beberapa hari lalu.

Kegiatan hiburan seperti ini diharapkan bisa berdampak positif untuk mengurangi stress, dan memulihkan trauma pada anak yang labil pasca gempa. "Kegiatan psikososial ini sangat membantu merecovery kejiwaan anak” ujar Penjabat Desa Liang, Ramlan Tuasikal.

Untuk diketahui, Negeri Liang merupakan salah satu lokasi yang terparah akibat gempa itu. Dengan jumlah pengungsi yang ada mencapai 11.792 jiwa. Dengan angka kerusakan rumah mencapai 266 unit.

"Kami merasa terpanggil untuk hadir dan turun melihat langsung ketitik pengungsian. Bukan semata-mata karena kapasitas saya sebagai aparatur Negara (BNPB), namun juga sebagai bentuk solidaritas sebagai anak daerah," ungkap Direktur Penanganan Pengungsi pada Deputi Bidang Penanganan Darurat - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Johny Sumbung, SKM, M.Kes disela-sela kunujungannya, Ahad (13/10).

Sebelumnya, kegiatan yang sama juga dilaksanakan Tim BNPB di bersama warga korban bencana di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku. (Tiar)