MALUKUnews, Ambon: Anggota MPR RI, Saadiah Uluputty mengajak Tokoh Masyarakat Kecamatan Leihitu untuk sama-sama menjaga Pancasila.

Menurut perwakilan Maluku di MPR RI tersebut, menjaga Pancasila dapat dilakukan dengan memaknai nilai-nilainya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Jumat, (10/07).

"Ayo kita jaga bersama nilai-nilai Pancasila. Kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Saadiah.

Saadiah juga meminta para tokoh masyarakat yang hadir agar bisa menyebarkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat luas. Hal itu dinilai penting, mengingat posisi pancasila sebagai norma dasar penyelenggaraan negara.

"Pancasila merupakan dasar negara. Maksudnya bahwa pancasila menjadi dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara dan seluruh warga negara indonesia," pungkasnya.

Dikatakannya, terdapat tantangan kebangsaan baik internal maupun eksternal. Tantangan internal, kata Saadiah, terletak pada pengabaian terhadap kepentingan daerah, timbulnya fanatisme daerah dan disparitas kesejahteraan daerah.

"Pengabaian dan disparitas kesejahteraan daerah dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan timbulnya kesenjangan sosial," ungkapnya.

Sementara tantangan eksternal, lanjut Saadiah, yakni pengaruh globalisasi yang mengakibatkan persaingan yang tajam antar bangsa serta makin kuatnya intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

Sementara itu, Kapolsek Leihitu, Julkisno Kaisupy dalam kesempatan sebagai Narasumber juga memaparkan pentingnya pengamalan nilai-nilai empat pilar kebangsaan.

"Empat pilar yang ada harus kita implementasikan nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Terutama pancasila sebagai dasar kita," kata Kaisupy.

Kaisupy juga meminta masyarakat Leihitu untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Mari sama-sama kita jaga Kamtibmas di Kecamatan Leihitu. Saya juga ingatkan untuk masyarakat agar menjauhi Miras karena menjadi sumber masalah yang mengganggu Kamtibmas," ujarnya. (Rul/Red)