MALUKUnews, Jakarta: Usai pelaksanaan seleksi nasional calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013, panitia seleksi nasional (Panselnas) CPNS 2013 mendapat pekerjaan rumah cukup banyak. Di mana, mereka harus mencari solusi penyelesaian tenaga honorer K-II yang tidak lulus seleksi tersebut. Solusi pun dicari bersama oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar mengatakan, para tenaga honorer K-II yang kedapatan tidak lulus tes masih dapat bekerja seperti biasanya.

"Jadi Honorer yang K2 enggak lolos itu enggak usah sedih. Masih bisa tetap bekerja," kata Azwar saat konfrensi pers di Kantornya, Jakarta, Selasa (4/2/2014).

Meski dirinya memastikan bagi tenaga honorer K-II yang tidak lulus tetap bisa bekerja, dirinya pun meminta adanya penyesuaian atau memberikan gaji yang terbaik bagi para tenaga honorer K-II yang tidak lulus tes CPNS 2013.

"Tapi perbaiki honornya, misalnya kalau honor Rb200 ribu itu kan enggak wajar," jelasnya.

Sebelumnya, Deputi SDM Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja menjelaskan, para tenaga honorer K-II yang tidal lulus seleksi CPNS 2013 tidak serta merta bisa diakomodasi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Hal ini sudah diatur dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, PPPK merupakan pegawai yang benar-benar dibutuhkan oleh organisasi, melalui pengusulan, dan seleksi seperti dalam rekruitmen CPNS.

"Jadi harus melalui analisis jabatan, analisis beban kerja, jadi keduanya merupakan hal yang berbeda," kata Seriawan. (Sumber: okezone.com)