MALUKUnews, Ambon: Perompak Somalia sejak tahun 2011 lalu telah menyandera sebuah kapal berbendera Singapura KM Nahem 3. Satu dari para ABK yang turut disandera adalah anak Maluku bernama Elseus Pesireron.

Pria 30-an tahun yang akrab disapa Elson itu, Kamis, kemarin, sempat menghubungi salah satu keluarganya di Batam via telepon seluler menyampaikan kondisi terakhir mereka selama ini.

Elson mengaku dia dan teman-temannya yang disandera hendak ditembak mati pekan depan jika keluarga atau perusahaan dimana mereka bekerja tidak segera menebus mereka.

"Elson barusan telepon saya. Intinya keluarga diminta untuk segera menebus mereka dalam minggu ini atau mereka akan ditembak mati minggu depan," ujar Jelli, saudara Elson di Batam, seperti dilaporkan Wiliam S kepada Malukunews.co, Jumat (07/03).

Elson kata Jelli dalam percakapan via ponsel itu terus menangis dan sangat berharap dirinya segera ditebus.

"Bung, beta minta tolong ni, carikan jalan bagaimana agar beta bisa ditebus," keluh Elson seperti diceritakan Jelli.

Menurut Elson, dari seluruh ABK KM Nahem 3 yang disandera, 5 orang berkebangsaan Indonesia. Dia satu-satunya anak Maluku yang bekerja di kapal tersebut. (Qin)