MALUKUnews, Saumlaki: Sebanyak 248 penumpang KM. Sabuk Nusantara 34, terkatung-katung di pelabuhan Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, Jumat (04/09), kemarin.

Para penumpang kapal dari kota Ambon ini, tidak di izinkan turun ke pelabuhan Saulaki dan pulang ke rumah masing-masing oleh tim gugus tugas Covid-19 KKT.

Alasannya, karena diketahui, satu penumpang di kapal itu terkonfirmasi positif corona. Tim Gustu Covid-19 KKT pun kemudian menduga seluruh penumpang kapal ini bisa telah tertular Covid-19.

Tim Gustu Covid-19 KKT, kemudian mengambil kebijakan, dengan mengkarantina para penumpang ini diatas kapal, sambil menunggu hasil uji swab terhadap seluruh penumpang sebelum mereka diizinkan pulang ke rumah masing-masing.

Sekda KKT, Ruben Moriolkosu, terlihat turun ke plabuhan untuk menenangkan ratusan penumpang itu. Sekda Ruben terlihat dengan bersabar mendengarkan keluhan dari ratusan penumpang ini.

Salah satu penumpang bernama, Telda Rahmawaty, berteriak dari atas kapal. Ia mengatakan, mereka keberatan dikarantina di atas kapal. Pasalnya, kondisi kapal tidak layak. Kurangnya fasilitas, seperti air bersih maupun ketersediaan makanan. “ Disini juga banyak anak-anak dan lansia. Sebaiknya kami dikarantina diatas pelabuhan saja pak,” pinta Telda dengan suara nyaring dari atas kapal kepada Sekda.

Untuk diketahui, KM Sabuk Nusantara 34 ini berlayar dari Ambon tujuan Tual, Larat dan Saumlaki, namun dalam perjalanan dilakukan hasil uji swab atas salah satu penumpang, dan ternyataka ia positif Covid-19.

Sesampai di pelabuhan Saumlaki, petugas langsung mengevakuasi penumpang tersebut ke Rumah Sakit Margarety untuk diambil tindakan lebih lanjut. “ Seluruh penumpang tetap dikarantina di atas kapal sambil menunggu tim Swab dari Ambon,” demikian informasi yang diterima Malukunews.co dari Saumlaki. (Qin)

Tonton vidonya di MALUKUNEWS TV. Klik langsung saja di sini: https://www.youtube.com/watch?v=qe-qg6CybQQ