MALUKUnews, Ambon: Industri pengolahan perikanan harus diperhatikan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih periode 2013-2018, Said Assagaff-Zeth Sahuburua (SETIA).

Hal ini dikatakan, Akadeimsi Fakultas Perikanan, Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Beny Seta kepada seperti dikutif dari Siwalima.

Ia menjelaskan, industri pengolahan perikanan yang ada di Maluku ini harus diperhatikan secara serius oleh pasangan SETIA nanti.

“Yang kita lihat sejauh ini, lebih banyak mengekspor ikan, namun tidak dalam produk olahan sendiri. Apabila dalam produk olahan tersebut pasti investor akan dibuka, serta lewat hal tersebut bisa juga menyerap tenaga kerja lokal,” pungkas Seta.

Menurut dia, harus membangun infrastuktur, dikarenakan kalau hanya ingin mengekspor saja, namun tidak mengelola industri, maka akan berdampak kepada lapangan pekerjaan menjadi sempit.

“Cara yang terbaik untuk industri perikanan ini dapat dikelola dengan baik yakni, dengan cara seperti pengawetan dengan industri yang lain, maka dengan cara seperti itulah mungkin akan bisa menambah tenaga kerja di Maluku,”katanya.

Kata dia, sudah saatnya Maluku harus mengembangkan industri pengolahan, sehingga pengembangan perikanan di Maluku semakin mengalami peningkatkan.

“Kalau dilihat secara mendalam masih menggunakan industri-indusrti pengolaan tradisional saja seperti, di Desa Galala pengasapan ikan, sedangkan untuk industri yang lain seperti pengawetan sama sekali belum ada. Sebab kalau menggunakan Industri pengolahan perikanan seperti pengawenan itu nanti, pasti kedepan akan lebih baik lagi,” akui Seta.

Dengan adanya pengolahan tersebut, maka sudah pasti pemerintah juga akan melakukan pengawasan terhadap usaha-usaha perikanan yang bersifat ilegal dan tidak boleh salah kontral.

Seta menjelaskan, untuk membuka investor, harus juga mempromosikan produksi-produksi ikan yang ada seperti, ikan tuna, cakalang agar supaya di daerah-daerah lain mereka bisa mengenal dan tahu bawah di Maluku mempunyai industri dan produksi perikanan yang mempunyai prospek yang sangat baik. “Pemimpin terpilih harus mampu melihat peluang usaha tersebut, tidak hanya puas dengan yang sudah ada sekarang ini, namun bisa mengembangkan peluang-peluang yang lebih efektif lagi,” ujar Seta.

Ia berharap, kedepan SETIA juga mampu bekerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) di Maluku, salah satunya Fakultas Perikanan Unpatti Ambon khusunya dijurusan teknologi hasil pengolahan. (S5)