MALUKUnews, Ambon: Ketua DPC Hanura Maluku Barat Daya (MBD), Eric Angkie, angkat bicara. Ia menglarafikasi pemberitaan di sejumlah media beberapa hari lalu, yang mengatakan, Barnabas Orno ditawari kadaer dan DPC Hanura untuk mengambil alih kepemimpinan partai Hanura Maluku dari Yasin Payapo. “ Informasi dan berita itu tidak benar. Tidak ada sangkut paut pak Orno dengan Hanura. Berita yang ditulis dengan membawa nama pak Orno itu terlalu berlebihan, tidak benar itu,” ujar Ketua DPC Hanura MBD, Eric Angkie saat menghubungi Malukunews.co via ponsel, Minggu (18/08).

Lanjut Angkie, apalagi diberitakan juga, bahwa Barnabas Orno melakukan manufer untuk bersama DPD dan DPC Hanura untuk melayangkan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan Yasin Payapo, itu sama sekali tidak benar. Saya bantah informasi itu. Itu sama sekali tidak benar,” ujar Angkie.

Kalau pun, kata Angkie, ada terindikasi mosi tidak percaya yang nanti atau yang akan dilakukan oleh DPC-DPC Hanura kepada DPD Hanura dibawa kepemimpinan Yasin Payapo, saya kira itu adalah masalah internal kami sendiri di partai Hanura. “ Tidak ada sangkut-paut dengan Pak Barnabas Orno, yang juga Wakil Gubernur Maluku itu,” tegas Angkie.

Kata Angkie, saya ingin sampaikan juga, bahwa istilah bahasa, saya mondar-mandir ke rumah pak Alex Orno, adiknya pak Barnaabs Orno, itu juga terlalu berlebihan. Memang, kaalu beberapa kali saya selaku personal, dan berkapasitas sebagai anggota DPRD sering komunikasi via telpon, dan beberapa kali saya mendatangi rumah Alex, itu biasa dari dulu. “ Itu hanya silaturahmi biasa,” katanya.

Semua orang di MBD itu tau. Bahwa, dari 20 anggota dan pimpinan DPRD MBD, Erik Angkie salah satu, bahkan satu-satunya yang paling sering megkritisi pemerintahan Barnabas Orno selama dua periode menjadi Bupati MBD itu. Tapi toh, hubungan kami baik. Dengan hubungan baik itu, maka silaturahmi kami terus berjalan. Silaturahmi kami itu tidak ada terkait dengan masalah internal partai Hanura.

“ Saya kira kawan-kawan ini sangat sensitif, maklum saja karena Hanura saat ini lagi seksi di MBD. Bayangkan, Hanura di MBD pada Pileg kemarin dari 1 kursi naik menjadi 3 kursi, dan 1 kursi lagi kami sumbangkan ke DPRD Provinsi,” ujar Angkie. (Qin)