MALUKUnews, Ambon: Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Nila Moeloek, menyikapi warga Pulau Lirang di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku, yang menyeberang ke Timor Leste untuk berobat.

Sikap menyesal Menteri Nila Moeloek ini disampikan saat ia berkunjung ke Ambon beberapa waktu lalu, dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Maluku, tahun 2019 di Santika Hotel, Ambon.

Kata Moeloek, pada tahun 2016 lalu, Kementerian Kesehatan RI, telah memberikan anggaran ke Pemda SBB untuk pembangunan fasilitas kesehatan di Pulau Lirang. Namun anggaran itu justru dialihkan untuk pembangunan RSUD di Tiakur, Pulau Moa Lakor, ibu kota MBD.

“ Ini uang negara nggak boleh main-main, udah dikasih nggak dijadikan, itu jadi masalah, sekarang harus bener-bener, kalau nggak dipertanyakan Kemenkeu,” ujar Menkes Moeloek saat itu.

Diketahui keputusan Pemerintah Kabupaten MBD untuk membangun RSUD di Tiakur dalam rangka mengantisipasi Blok Masela. Sayang, keputusan itu berakibat warga pulau Lirang yang sakit terpaksa harus menyeberang ke Timor Leste, untuk berobat.

Menkes mengatakan, untuk memberikan hak warga terhadap pelayanan kesehatan, pemerintah akan membangun Rumah Sakit Pratama di Pulau Lirang. “Nanti kita akan berikan Rumah Sakit Pratama, proposal sudah diterima, nanti dikaji. Jika perencanaannya matang kita ajukan ke Kemenkeu dan Bappenas (agar bisa) disetujui tahun 2020,” kata Nila. (MN-01)