MALUKUnews, Ambon: Sebanyak orang 30 penumpang KM.87 yang tiba di Tiakur, Maluku Barat Daya (MBD) langsung di karantina Gugus Tugas Covid-19 MBD selama 14 hari. Mereka melakukan perjalanan dari Ambon sejak tanggal 11 Mei 2020 lalu.

Selama dalam masa karantina, 30 orang tersebut menjalani dua kali rapid test. Pada rapid test pertama hasilnya semuanya negatif. Namun pada rapid test tahap kedua, hasilnya 3 orang dinyatakan reaktif (positif) Covid-19.

Ke-30 penumpang itu menjalani karantina di Scorpio dan Mes Kabupaten MBD. “ Rapid test tahap kedua itu dilakukan pada hari ke 13 hari ini, Sabtu (23/05). Hasilnya 3 orang dinyatakan reaktif. Mereka kemudian diperpanajng lagi masa karantinanya. Sedangkan 27 orang lainnya, besok sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar salah satu tim Medis di MBD kepada Malukunews.co via ponselnya, Sabtu (23/05), malam.

Tim medis yang minta namanya dirahasiakan ini, mengatakan, 3 orang yang reaktif rapid test itu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab. Tujuannya untuk memastikan mereka itu postif Covid-19 atau tidak. Tiga orang tersebut namanya masih dirahasiakan. “ Kita akan tunggu jadwal pesawat untuk bisa mengirim sampel swab ketiga orang tersebut ke Ambon,” ujar tim medis itu.

Sementara itu, Direktur RSU Tiakur, Dokter Jemi Sindahanis, yang beberapa kali dihubungi Malukunews.co, namun ponselnya tidak aktif.

Hingga berita ini dipublikasi Sabtu malam, Malukunews.co belum juga berhasil menghubungi Direktur RSU Tiakur itu. (Qin)