MALUKUnews, Ambon: Peryataan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI), Nila Moeloek, pada saat berkunjung ke Ambon beberapa waktu lalu, disesalkan Mantan Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Drs. Barnabas Orno.

Seperti pernyataan Menkes Moeloek saat itu, bahwa ia menyesalkan anggaran yang telah diberikan pemerintah pusat pada tahun 2016 silam, untuk pembangunan fasilitas kesehatan di Pulau Lirang, justru dialihkan untuk membangun RSUD di Tiakur, Pulau Moa Lakor, Ibukota Kabupaten MBD.

Atas pernyataan Menkes RI itu, Mantan Bupati MBD, Drs. Barnabas Orno, yang kini menjabat sebagai Wakil Gubenrur Maluku angkat bicara, guna menanggapi pernyataan Menkes RI. Nila Moeloek itu.

Tanggapan Orno itu dengan menulis surat terbuka kepada Menkes Moeloek, yang juga disampikan kepada Malukunews.co, Sabtu (29/06).

Inilah isi surat terbuka Orno kepada Menkes RI itu:

Ibu menteri kesehatan yang terhormat. Atas pernyataan ibu itu. Saya Drs. Barnabas Orno, Mantan Bupati Maluku Barat Daya (Periode Pertama 2011 - 2016, Periode Kedua 2016 - 2021), tetapi ditahun ketiga (2019 ), saya bersama Pak Murad Ismail diperkenankan Tuhan lewat pilihan rakyat, kami berdua dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku pada tgl 24 April 2019 (Periode 2019 - 2024).

Saya sangat menyesalkan pernyatan ibu menteri seperti itu. Ibu bagaikan nakhoda kapal yang mendapat sedikit gelombang langsung ibu ambil bantal berenang dan melompat duluan ke laut menyelamatkan diri sendiri, dan meninggalkan kapal bersama penumpangnya. Memang selama ini tidak ada perhatian serius dari kementrian kesehatan terhadap Maluku Barat Daya (MBD) yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia. Saya sangat sedih membaca pernyataan ibu menteri seperti ini. Sebagai mantan Bupati yang baru saja meninggalkan MBD kurang lebih 2 bulan 6 hari, saya mengundang ibu datang ke Ambon untuk kita bedah akar persoalan ini di depan publik Maluku, agar terang benderang, sehingga tidak membuat bingung masyarakat. Mohon maaf dan terima kasih sebelumnya.

Lanjut surat terbuka itu, berbicara tentang persoalan kesehatan di MBD selama dua periode sebagai Bupati, saya yang paling bertanggung jawab, dan saya lebih tau seperti apa perhatian pemerintah pusat cq kementrian kesehatan. Jadi lebih tepatnya kalau Ibu Menkes Nila Moeloek meminta pertanggung jawaban saya, tapi lebih tepat dilakukan di dalam forum public, yang kaintannya dengan pernyataan ibu Menkes itu. Qin)