MALUKUnews, Ambon: Matahari pagi itu baru saja mulai menyidari bumi. Cahaya alami pagi itu, biasanya dimanfaatkan orang-orang untuk menyegarakan tubuhnya. Cahaya ultraviolet memang sangat dibutuhkan untuk kesehatan tubuh.

D ipagi itu, kesibukan personil di Mapolres Maluku Tengah (Malteng) sangat terasa. Perempuan dengan dua melati di pundaknya itu, keluar dari kantor Mapolres itu. Adalah Kapolres Malteng, AKBP Rositah Umasugi. Ia kemudian sibuk memberikan arahan kepada personilnya di apel pagi.

Usai apel, Rositah kemudian menemui beberapa orang mengatasnamakan diri dari Kesatuan Aksi Mahaiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Malteng, yang sudah menunggu. Ada agenda bersama yang harus dijalankan bersama, yakni membagi-bagi masker kepada masyarakat secara gratis. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Malteng, Rositah kemudian mengajak KAMMI untuk bersama Duduk Bacarita Kamtimbas (DBK). Kegiatan ini dilaksanakan di bumi perkemahan Dusun Haruo, Desa Rutah, Kecamatan Amahai,” beberapa hari lalu.

Kapolres Rositah Umasugi mengatakan, kegiatan DBK diawali dengan pembagian masker dari pihak Polres kepada seluruh kader KAMMI Maluku Tengah.

"Kita melaksanakan DBK di bersama KAMMI Maluku Tengah, kebetulan mereka (KAMMI) melaksanakan kegiatan berkemah, dan mereka meminta kami untuk gelar DBK,” ujar Kapolres dengan dua melati dipundaknya itu.

Polres Malteng ini telah beberapa kali bersilaturahmi dengan KAMMI. Ini merupakan awal yang baik dalam sinergitas untuk sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan yang ada.

"Kami pihak Polri tidak akan mampu menciptakan situasi kamtibmas dimana, kami terbatas, sehingga dengan sinergitas yang dibangun bersama dapat terjalin dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, dan terkendali, khususnya dengan KAMMI ini," ujar Kapolres Umasugi.

Umasugi mengungkapkan, gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah Kabupaten Malteng, disebabkan karena permasalahan perkelahian yang berujung kepada permasalahan yang melibatkan kampung dan desa, namun telah diselesaikan secara adat dan hukum positif.

"Olehnya itu, kami menghimbau agar bisa menjadi polisi bagi diri sendiri dengan menjaga, keluarga kita dari perilaku yang bermasalah dengan hukum, mari bangun solidaritas yang baik dan jangan bangun solidaritas tidak baik yang menyesatkan berdampak pada terjadinya, situasi kamtibmas," kata Kapolres.

Orang nomor satu di Polres Malteng ini mengajak, seluruh masyarakat terutama OKP khususnya KAMMI, apabila ada permasalahan kamtibmas jangan mudah terpancing, untuk ikut. "Nah disini peran orang tua sangat penting kepada anak-anaknya. Setiap orang tua akan dimintai pertanggungjawaban di yaumil mashyar terhadap anak yang dititipkan sehingga kita harus menyampaikan hal-hal yang baik untuk anak dan keluarga kita," paparnya. (Qin)