MALUKUnews, Ambon: Para pemuda Negeri Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang tergabung dalam Kelompok Pecinta Alam-Generasi Pelauw Pecinta Olah Raga Alam Terbuka (KPA-GEPPOLATA), mempertanyakan sejumlah persoalan di Malteng.

Mereka kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan tertulis yang akan disampaikan kepada Bupati Malteng, Abua Tuasikal.

Ketua Umum KPA-GEPPOLATA, Hafid Sahubawa, dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Jumat (20/11), mengatakan, sejumlah butir tuntutan ini akan disampaikan bertepatan dengan rencana kunjungan Bupati Malteng di Negeri Pelauw hari ini, Jumat (20/11).

Berikut ini adalah sejumlah tuntutan yang sampaikan KPA-GEPPOLATA itu:

  1. Menolak kedatangan Bupati Malteng dan Ketua TP PKK beserta rombongan

  2. Meminta kejelasan Bupati terkait pemberian SK terhadap Sekretaris Negeri Pelauw yang merangkap jabatan sebagai Sekretaris Kecamatan Pulau Haruku

  3. Mendesak Pemda Malteng untuk melakukan sosialisasi dan transparansi terhadap beasiswa untuk mahasiswa kedokteran asal Malteng

  4. Mendesak Bupati untuk mempercepat proses pelelangan beberapa jabatan kepala dinas (rangkap jabatan)

  5. Mendesak Pemda Malteng untuk pengadaan dokter tetap pada puskesmas rawat inap Pelauw.

(Mar)