MALUKUnews, Ambon: Pemerintah terus gencar melakukan pemahaman dan sosialisasi mitigasi bencana dan penyelamatan/ evakuasi mandiri, jika akan terjadi gempa dan tsunami. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Negeri Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (11/10), sore.

Sosialisasi ini melibatkan sekitar 300 orang perserta Negeri Hitu Lama. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah instansi pemerintah, seperti Korem 151/Bny, BPBD Maluku, Kodim 1504 Ambon, Kodam Pattimura, BPBD Malteng, Tim Asistensi BNPB, BMKG dan Pemerintah Negeri Hitu Lama.

Dalam sosialisasi itu, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengurai secara luas pengetahuan terkait mitigasi bencana gempa dan tsunami.

Sama halnya juga dengan materi yang disampikan Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Farida Salampessy. Materi yang disampikan itu juga masih terkait, yakni mitigasi bencana dan evakuasi/penyelamatan mandiri, yang diurai secara detail. Hal ini dimaksudkan supaya masyarakat bisa paham apa yang harus mereka lakukan jika terjadi bencana gempa atapun tsunami.

Usai dilakukan sosilisasi itu, kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Relawan Desa Tangguh (RDT) , yang akan bertugas untuk membantu masyarakat korban bencana. RDT ini di bagi tiga wing, yang masing-masing dikepalai oleh 3 orang Pemuda Hitu Lama. (Qin)