MALUKUnews, Ambon: Kejaksaan Negeri Ambon, Cabang Banda diduga melindungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Petrus Marina,ST, terkait pembangunan Standar Runway Bandara Udara Banda Naira di Maluku Maluku Tengah, tahun 2014 lalu.

Pekerjaan Standar Runway Bandara Banda Naira di Kecamatan Banda Kabupaten Maluku Tengah, dikerjakan oleh PT. Parama Andika Raya tahun 2014.

Pekerjaan tersebut diduga bermasalah sehingga Kejari Ambon Cabang Banda melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terlibat dalam pekerjaan dimaksud. Dari hasil pemeriksaan itu, Kejari Cabang Banda itu menetapkan Sijane Nanlohy selaku Direktir PT. Parama Andika Raya dan Marthen F Parinussa sebagai tersangka.

Kuasa Hukum Sijane Nalohy dan Martehn F. Parinussa, Yustin Tuny,SH kepada Malukunews.co, Sabtu (16/01), dalam rilisnya, mengatakan, saat ini kedua klainnya dieksekusi oleh Kejari Cabang Banda, dan menurut Yustin, eksekusi tersebut sah menurut hukum.

Menurut Yustin, patut diduga Kejari Cabang Banda melindungi Petrus Marina,ST, PPK pada Pekerjaan Standar Runway Bandara Udara Banda Naira tahun 2014.

Pasalnya, berdasarkan bukti yang ada antara lain, srat perintah mauluai kerja nomor: KU.003/906.A/IX/PPK/BDN-2014 ditandatangani oleh Petrus Marina,ST selaku PPK dan Sijane Nanlohy selaku Direktris PT. Parama Andika Raya Tanggal 17 September 2014.

Surat Perjanjian untuk melaksanakan paket pekrjaan konstruksi pekerjaan pemenuhan standar ranway strip Bandara Banda Naira Tahun 2014 Nomor: KU.003/904.C/IX/PPK/BDN-2014 ditanda tangani oleh Petrus Marina dan Sijane Nanlohy dan Berita Acara Pencairan Uang Muka Tanggal 19 September 2014 Nomor: KU/003/908.A/IX/PPK/BDN-2014 ditanda tangani oleh Petrus Marina,ST dan Sijane Nanlohy.

Lanjut Yustin, dan masih banyak bukti hukum lagi atas keterlibatan Petrus Marina,ST selaku PPK dalam pekerjaan pembangunan Bandara Banda Naira tahun 2014, akan tetapi Petrus Marina tidak ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Cabang Banda itu.

Lebih lanjut kata Yustin, sesuai peraturan Presiden Nomor: 10 Tahun 2018, pasal 1 angka 10 meyebutkan, pejabat pembuat komitmen selanutnya disebut PPK, adalah pejabat yang diberi wewenang oleh PA/KPA untuk mengambil keuputusan dan atau melakukan tindakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran angaran belanja negara/angaran belanja daerah.

Oleh karena itu, kata Yustin, selain Merthen F Parinussa dan Sijane Nanlohy dijadikan tersangka, maka berdasarkan bukti sebagimana kami sebutkan diatas Petrus Marina selaku PPK dan pihak lain yang terlibat dalam pekerjaan pembanguanan Bandara Banda Naira Tahun 2014 wajib bertanggungjawab penuh terhadap pekerjaan dimaksud.

“Ya jika PPK dan pihak lain yang terlibat dalam pekerjaan Bandara Banda tidak dijadikan tersangka maka yang menjadi pertanyaan ada apa dengan Kejari Ambon Cabang Banda,” ujar Yustin sedikit bertanya. (Qin)