MALUKUnews, Ambon: Panitia Kongres I Masyarakat Adat Seram Alifuru Bersatu, telah resmi dikukuhkan Presidium Masyarakat Adat Seram Alifuru, Maluku, yang berlangsung, Sabtu, akhir pekan, kemarin.

Kongres I Masyarakat Adat Seram Alifuru Bersatu ini, akan berlangsung di Pulau Seram, pada bulan Nopember 2019 mendatang, dan rencananya akan menghadirkan Presiden Jokowi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen), Presidium Masyarakat Adat Seram Alifuru, Maluku, Markus Hatulely, kepada Malukunews.co, Selasa (06/08), mengatakan, lokasi Kongres bertempat di Pulau Seram, tetapi lokasi persisnya belum ditentukan. Lokasinya bisa Masohi, SBB atau bisa juga di SBT. “ Memang Kami dari presidium dan panitia masih mangkaji lokasi kegiatan Kongres itu. Tapi lokasinya tetap di Pulau Seram. Hanya saja persisnya dimana. Itu yang masih kami perdebatkan, karena harus memikirkan aspek kelayakan,” ujar Hatulely.

Lanjut Hatulely, dari animo masyarakat yang ada. Kongres ini bakal dihadiri oleh ribuan peserta. Pasalnya, seluruh masyarakat adat Seram Alifuru yang berada di dalam maupun luar negeri sudah memberi kabar untuk siap hadir pada cara Kongres nanti. “ Kami juga berencana untuk menghadirkan Presiden Jokowi untuk membuka acara Kongres itu. Tim kami sekarang sedang melobi istana untuk minta kehadiran Presiden,” cetus Hatulely penuh semangat.

Hatulely juga mengatakan, saat ini, Panitia Kongres I yang diketuai, Jantje Haumasse, sedang semangatnya bekerja guna menghadirkan Kongres yang bermutu. Semua masyarakat Adat Seram Alifuru pun bersepakat untuk menopang suksesnya kerja panitia. “ Kami juga salut dengan semangat kerja dari kawan-kawan panitia. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah. Panitia seperti ini yang kita harapkan bersama,” ujar Hatulely sedikit memuji. (Ait)