MALUKUnews, Ambon: Masyarakat Desa Pasahari (kampung lama), Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) mengeluh susahnya mendapatkan airi bersih. Ketiadaan air bersih ini sudah berlangsung lama.

Tokoh Pemuda Desa Pasahari (kampung lama), Karim Kabakoran, kepada Malukunews.co, via ponsel, Rabu (05/08), sore, mengatakan, untuk medapatkan air bersih, masyarakat harus rela berjalan kaki sepanjang 2 kilometer untuk sampai ke air kali. Di air kali itu masyarakat kemudian mengambil air bersih, mandi dan melakukan aktifitas mencuci. “ Selama ini kami tidak pernah menikmati air bersih yang disediakan pemerintah pak,” ujar Kabakoran dengan nada sedih.

“ Untuk pak ketahui, air kali itu tidak selamanya bersih pak. Airnya kadang juga kotor akibat banjir, maupun ada kotoran yang hanyut dari atas. Intinya kami disini sangat kesulitan mendapatkan air bersih pak. Minta tolong bantu suarakan nasib kami ini jua,” pinta Kabakoran berharap.

Lanjut Kabakoran, masyarakat kadang juga bertaya terkait Dana Desa (DD) maupun ADD yang sudah diperoleh Desa Pasahari ini. Dana tersebut kami tidak tau ujung pangkalnya. Digunakan untuk apa saja oleh pemerintah desa. Padahal jumlah total dana untuk desa kami itu sekitar Rp. 1 miliar lebih pertahunnya. “ Sekali lagi kami masyarakat disini sangat butuh air bersih pak,” cetus Kabakoran.

Untuk diketahui, Desa Pasahari (kampung lama) ini dikelilingi perusahan tambang undang PT. Wahana Lestari Investama. Meskipun perusahan ini sudah beroperasi lama, namun tidak berkonstribusi untuk mebantu masyarakat akan air bersih. Semoga pemerintah daerah setempat bisa mendengar keluhan masyarakat Desa Pasahari ini. (Qin)