MALUKUnews, Ambon: Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Negeri Rohomoni (AMPR) di Pulau Haruku, Maluku Tengah, kembali melakukan audiens dengan Kapolda Maluku Irjen, Pol. Drs, Refdi Andri M.Si.

Audiensi ini dilakukan terkait hilangnya seorang warga Rohomoni, PaukiSangaji, yang hingga kini belum juga ditemukan. Pauki Sangadji diketahui, sudah tiga bulan ini hilang dan belum juga kembali ke rumah.

Kehadiran AMPR di Mapolda ini diterima oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Muhammad Roem Ohoirat atas nama Kapolda Maluku. Ohoirat didampingi oleh Kasat Intel Polresta Pulau-Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Jumat (26/02).

Audiensi untuk menindaklanjuti laporan atas hilangnya Pauiki Sangadji ini, disepon baik oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Muhammad Roem Ohoirat.

Koordinator AMPR, Hady Hemas Sangadji dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Jumat, siang, mengatakan, pertemuan dengan Kabid Humas Polda itu, guna memfollow up dan menindak lanjuti kasus dugaan penganiayaan dan hilangnya Pauki Sangadji, yang hampir 3 bulan ini belum ditemukan keberadaaanya. Pauki diketahui hilang di Kota Ambon.

“ Harapan kami kepada Polda dan Polresta Ambon supaya terus melakukan upaya-upaya hukum dan segera merealisasikan tuntutan-tuntutan yang kami sampaikan itu,” ujar Hady dalam audiensi itu.

Kata Hady, kasus Pauki itu menjadi hal yang sangat krusial dan penting untuk di usut hingga tuntas. “ Kami ingin mendaptkan kepastaian hukum. Kami sangat menaruh harapan besar kepada pak Kapolda dan Kapolres Ambon untuk secepatnya mengungkap dan menemukan saudara kami Pauki itu,” tegas Hady.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Muhammad Roem Ohoirat mengatakan, kasus ini akan segera ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian. Polisi tetap konsisten untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Nanti hasil diskusi ini saya laporkan langsung ke pak Kapolda,” ujar pria dengan tiga melati dipundaknya itu. (Qin)