MALUKUnews, Ambon: Direktorat Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (PPMD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesai, menyelenggarakan sepak bola Liga Desa Nusantara U/ 17 tingkat Provinsi Maluku.

Kegiatan ini berlangsung di Stadion Sepak bola Matawaru, Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, Rabu,(21/8 ), sore, kemarin.

Acara pembukaan ini dimulai dengan menendang bolah pertama ke tengah lapangan.

Liga Desa Nusantara ini diwakili beberapa Desa dari 5 Kabupaten dan Kota di Maluku. Di antaranya, SBT 1 yang diwakili Desa Angar, SBT 2 diwakili Desa Kilmury. SBB diwakili Desa Hatusua, Maluku Tengah diwakili Desa Asilulu. MBD diwakili Desa Tomra. Dan Buru Selatan (Bursel) diwakili Desa Elfule.

Ibrahim Bem Bouty atas nama Dirjen PPMD Taufik Madjid, membuka acara Liga Desa Nusantara ini. Dalam sambutan Dirjen yang dibacakan Ibrahim mengatakan, olah raga sepak bola merupakan salah satu cabang yang banyak diminati semua elemen masyarakat. Liga Desa seperti ini nantinya akan sampai di tingkat internasional. Olah raga ini harus kita gelarkan terus-menerus. Pelaksanaan Liga Desa Nusantara Provinsi Maluku bertujuan untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olaraga, khususnya dibidang sepak bola.

“ Kegiatan yang kami laksanakan ini akan menigkatkan ekonomi di tingkat desa, khususnya di Provinsi Maluku. Inilah tujuan utama kami melaksanakan kegiatan ini, “ ucap Ibrahim membacakan sambutan Dirjen PPMD itu.

Lanjut Ibrahim, dalam sambutan itu, ia mengajak, mari kita pertontonkan permainan yang sportif, mari junjung bersama etika bermain. “ Karena liga ini bukan pada siapa yang mendapatkan piala, tetapi lebih dari itu, antara lain adalah menunjukan permainan yang sebaik- baiknya,” katanya.

Kata Ibrahim, baru kali ini ia menemukan tuggu bertuliskan “ Selamat datang di Negeri Sepak Bola Tulehu” . Ini merupakan kebanggan besar terhadap kami. Karena salah satu desa yang menunjukan bahwa, ternyata di Pulau Ambon atau di Tulehu ini, banyak lahir-lahir para pemain sepak bola, baik di tingkat provinsi maupun nasional. (Mg-3)