MALUKUnews, Ambon: Setelah melihat kebutuhan pengungsi korban gempa Maluku, Anggota DPD RI, Anna Latuconsina, kemudian bergerak menjawab sisi lain dari kebutuhan pengungsi.

Anna yang memiliki naluri sebagai seorang ibu, cukup mengerti dan tau betul, apa yang harus dibutuhan pengungsi itu sendiri.

Untuk efektifitas penyaluran bantuan, Isteri Ruswan Latuconsina ini kemudian mendirikan Posko di sejumlah desa. Hal ini dimaksudkan supaya mempermudah penyaluran bantuan sosial kepada para pengungsi itu.

Di lokasi pengungsian yang ada di Kecamatan Salahutu, seperti di Negeri Suli, Tulehu, Tial, Liang dan Negeri Tengah-Tengah, serta Kecamatan Haruku, seperti Pelauw dan negeri tetangga lainnya, hari ini sudah mulai disalurkan bantuan sosial itu secara bertahap.

Di kedua kecamatan di Maluku Tengah ini, bantuan sosial yang disalurkan itu, berupa tanki air, terpal, air galon isi ulang, selimut, beras dan sejumlah bantuan sembako lainnya.

“ Bantuan yang kami salurkan itu dimulai hari ini, dan akan dilakukan secara bertahap, besok, lusa dan seterusnya,” ujar Anna melalui pesan singkatnya kepada Malukunews.co via WhatsApp, Jumat (11/10), sore.

Informasi yang diperoleh Malukunews.co, menyebutkan, masyarakat memang berharap, selain sembako, juga tanki air dan galong isi ulang. Karena dua bantuan jenis ini jarang diberikan yang lain.

Sesuai pantauan, tanki air memang masih minim ada di lokasi-lokasi pengungsian. Sehingga, bantuan tanki air yang diberikan anggota DPD RI ini dinilai sesuai kebutuhan.

“ Bantuan sosial seperti ini, jangan selalu dilihat dari sisi politik semata, namun disisi lain, merupakan keterpanggilan hati untuk beramal membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita,” ujar Anna via WhatsApp, itu.

Untuk diketahui, rumah anggota DPD RI, Anna Latuconsina, yang berada di Negeri Tial, Maluku Tengah ini, juga rusak akibat gempa yang mengguncang Maluku tanggal 26 September 2019 lalu itu.

Rumah yang dihuni Anna bersama anggota keluarganya itu berada di dekat pantai, sehingga juga rawan, jika terjadi tsunami. (MN-01)