MALUKUnews.co, Masohi: Dalam rangka percepatan penyaluran Dana Desa (DD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Masohi, Mursyid Hensides, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Seram Bagian Timur (SBT).

Dalam kunjungannya itu, Mursyid menemui Wakil Bupati SBT, Idris Rumalutur yang didampingi Plt. Sekda SBT, Jafar Kwairumaratu. Kunjungan kerja ini dilakukan pada hari Jumat 23 Juli 2021, lalu.

Laporan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negera (KPPN) Masohi menyebutkan, hingga tanggal 22 Juli 2021, tercatat DD yang telah disalurkan mencapai Rp. 36.923.460.720,00 atau sekitar 22,9% dari total pagu DIPA DD yang disalurkan melalui KPPN Masohi untuk Kabupaten Seram Bagian Timur pada Tahun 2021 sebesar Rp.161.378.367.000,00.

Sedangkan untuk DAK Fisik, tercatat dana yang telah disalurkan sebesar Rp.17.515.490.750,00 atau sekitar 12,36% dari total pagu DIPA DAK Fisik yang disalurkan melalui KPPN Masohi untuk Kabupaten Seram Bagian Timur pada Tahun 2021 sebesar Rp.141.659.115.000,00.

Kepala KPPN Masohi, Mursyid Hensides, yang didampingi Kepala Subbagian Umum, Amron Mursid, dan Kepala Seksi Bank Zulkifli, saat bertemu Wakil Bupati SBT, Idris Rumalutur, itu mengatakan, bahwa dalam rangka untuk mendekatkan pelayanan kementerian keuangan kepada pemerintah daerah, maka penyaluran dilakukan dengan memperhatikan kinerja penyerapan anggaran, dan capaian output atas penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa periode sebelumnya. “ Pada semester ini ada relaksasi berupa perpanjangan batas waktu penyampaian dokumen DAK Fisik yang semula tanggal 21 Juli 2021 menjadi 31 Agustus 2021,” ujar Kepala KPPN Masohi, Mursyid dalam pertemuan itu.

Dengan melaksanakan penyaluran melalui KPPN di daerah, kata Mursyid, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi koordinasi dan konsultasi antara pemerintah daerah dengan kementerian keuangan. “ Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemantauan dan evaluasi, analisis kinerja pelaksanaan anggaran pusat dan daerah, serta untuk meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Mursyid.

“Seiring upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat, perekonomian nasional terus melanjutkan perbaikan. Beberapa indikator ekonomi menunjukkan perbaikan di tengah akselerasi program vaksinasi yang semakin meluas perlu juga mempercepat penyaluran dana desa sehingga konsumsi masyarakat pada level bawah dapat meningkat,” jelasnya.

Mursyid berharap, melalui koordinasi penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa pada APBN 2021 yang disalurkan melalui KPPN Masohi, pemerintah daerah dapat mengakselerasi penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa namun tanpa mengabaikan akuntabilitas. Selaras dengan tujuan pemerintah pusat bahwa APBN 2021 menjadi tonggak untuk menyeimbangkan berbagai tujuan, yaitu mendukung kelanjutan penanganan pandemi, mendorong pemulihan ekonomi serta mengkonsolidasikan fiskal.

Atas kunjungan koordinasi tersebut Wakil Bupati Seram Bagian Timur, Idris Lumaluntur menyampaikan berterima kasih, dan mengapresiasi kepada Kementerian Keuangan khususnya KPPN Masohi. Idris menyatakan bahwa relaksasi yang diberikan terutama terkait penyaluran DAK Fisik, akan ditindaklanjuti dengan melakukan akselerasi penyaluran sehingga diharapkan akan membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi di SBT.

“Sedangkan bantuan langsung tunai desa akan sangat berarti bagi masyarakat tingkat bawah, untuk itu perlu percepatan penyalurannya yang tentunya akan sangat membantu masyarakat secara langsung yang sangat terdampak secara ekonomi atas adanya pandemi yang melanda negeri ini,” ujar Idris.

Di akhir kegiatan koordinasi Wakil Bupati SBT dan Kepala KPPN Masohi, sama-sama berkomitmen untuk terus menjaga dan menjalin sinergi untuk ikut menyukseskan pembangunan di Seram Bagian Timur sesuai peran dan kapasitas masing-masing, dan senantiasa menjaga akuntabilitas dalam pelaksanaan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa. (Red)