MALUKUnews, Ambon: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Munardo, mengunjungi pengungsi gempa di Pulau Haruku, Maluku Tengah, Rabu (09/10).

Lokasi pengungsi di Pulau Haruku yang dikunjungi itu, antara lain di Negeri Oma, Negeri Haruku, Negeri Rohimoni dan Negeri Kailolo. Kedatangan Munardo ke lokasi ini guna melihat kondisi pengungai dari dekat.

Dalam kunjunganya itu, Mantan Pangdam XVI Pattimura didampingi Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal. Mereka kemudian bertatap muka dan berdialog langsung dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama.

Dalam acara tatap muka itu, Munardo mengatakan, ini adalah kunjungan yang kedua kalinya ke Maluku pasca gempa ini. Kedatangan saya kesini merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayan terbaik kepada warga negaranya.

" Pak Presiden Jokowi memerintahkan saya kembali ke Maluku untuk pastikan, bagaimana pemberian pelayanan yang baik kepada masyarakat yang terdampak gempa," ujar Munardo.

Ia menjelaskan, pelayanan yang dimaksud adalah termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan dan juga pangan. Dengan harapan agar semua bisa tertangani cepat dan tepat sasaran, maka dibutuhkan dukungan semua pihak.

" Ini tidak bisa dikerjakan oleh satu lembaga saja, namun perlu dukungan semua pihak, seperti Pempus, Pemda dan juga semua kompoenen yang miliki kepedulian untuk masalah ini," ujarnya.

Hal ini penting, tukasnya, karens bencana seperti gempa, banjir dan tanah longsor hampir terjadi di seluruh Indonesia. Sehingga dukungan dari tokoh masyarakat, agama dan semua pihak sangat membantu.

"Mari kita berkerja keras untuk meringankan beban saudara kita. Agar semua bisa terselesaikan, bila belum, tolong dilaporkan ke pejabat terkait," harap Doni.

Jendral bintang tiga itu, juga menghimbau agar masyarakat tidak panik dan takut berlebihan. Kondisi ini memang membuat kita semua panik dan takut, karena itu manusiawi. "Jangan panik dan jangan takut berlebihan. Bohong kalau keadaan begini orang tidak takut tapi jangan berlebihan," jelasnya.

Kepala PNPB ini dalam kunjungan kali kedua ini, juga menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk penanganan darurat gempa kepada tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon dan Kabupaten Seram Bagian Barat, masing-masing sebesar Rp. 1 miliar. Sementara untuk Provinsi Maluku diserahkan bantuan dana siap pakai sebesar 500 juta rupiah. (Nona)