MALUKUnews, Ambon: Para pengungsi di Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah, hingga hari ke-empat pasca gempa, belum juga mendapat bantuan dari pemerintah Maluku Tengah maupun provinsi.

Informasi yang diperoleh Malukunews.co, Ahad (29/09), siang ini, menyebutkan, masyarakat Desa Suli yang saat ini mengungsi di areal kompleks SD 1 Suli dan sekitarnya ini, kondisinya cukup memprihatinkan. Mereka belum juga tersentuh bantuan pemerintah.

Anggota DPRD Maluku Tengah, Rudy Loilossa, dalam rilis singkatnya kepada Malukunews.co, via WhatsApp, Ahad, siang ini, pun, mendesak, agara Pemda Malteng segera mendistribusi bantuan logistik dan lainnya kepada masyarakat pengungsi di Suli itu. “ Mereka sangat butuh uluran tangan pemerintah daerah untuk bertahan hidup,” ujar anggota DPRD Maluku dari partai Golkar itu.

Kata Loilossa, ia baru dihubungi salah satu pengungsi dari Suli, supaya bisa membantu menyuarakan kersahan mereka kepada Pemda Malteng. Karena hingga hari ke empat pasca gempa ini mereka belum dapat jatah bantuan.

“ Mohon bantu buang suara untuk Pemda Malteng jua, bilang katong masyarakat Suli yang mengungsi dari Suli bawa, sampai saat ini belum dapat bantuan apa-apa,” demikian bunyi SMS yang diterima Loilossa dari salah satu pengungsi Suli yang disampikan ke Malukunews.co.

Pengungsi Suli itu pun bercerita, hanya di hari pertama saat gempa itu saja ada perhatian dari pemerintah desa Suli. Pemerinath desa saat itu memberi bantuan kepada kami sarimi 1 dos dan tenda 6x8 1 buah. Namun dari Pemda sendiri sampai saat ini belum ada sampai hari ke 4 pasca gempa ini.

“ Kalau ada bantuan, jangan lupa kami yang ada di tenda-tenda pengusian di area komplek SD 1 Suli dan sekitarnya. Pak Loilossa tolong sampaikan keluhan kami ini jua kepada Pemda Malteng,” demikian isi pesan singkat yang diterima Loilossa itu. (Qin)