MALUKUnews, Ambon: Ricuh yang terjadi saat sidang DPRD Maluku Tengah (Malteng) yang terjadi kemarin, mendapat perhatian masyarakat luas. Bahkan vidio ricuh tersebut sempat viral di Medsos.

Anggota DPRD Sukri Waelisa saat itu bersuara lantang dan sedikit mengamuk disertai membanting meja saat sidang berlangsung. Suara keras Waelisa ini semata-mata memperjuangkan kepentingan masyarakat. Sidang saat itu dalam rangka pembahasan penganggaran Covid-19.

Terkait aksi di DPRD itu, Serikat Rakyat Masohi (SRM) pun angkat bicara. Ketua Presidium SRM, Kabir Latupono, mengatakan persoalan yang terjadi di DPRD itu harus segera terselesaikan, sehingga apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat bisa segera dipenuhi. “ Saya sangat mengapresiasi apa yang menjadi hasil perdebatan dari ketua Komisi II, pak Sukri Wailisa itu,” ujar Ketua Presidium SRM seperti dalam rilisnya yang disampaikan ke Malukunews.co, Senin (04/05), siang.

SRM juga mendesak DPRD Malteng, supaya berperan aktif mengawal anggaran yang telah di sepakati bersama pihak eksekutif.
Mencermati hasil akhir sidang pembahasan itu, kata Latupono, terjadi tanda tanya, bahkan tidak ada titik antara pihak eksekutif dan legislatif. “ Untuk itu saya bersama rekan-rekan SRM lainnya berharap masalah tersebut segera diselesaikan dengan cepat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya, yakni kebutuhan dan solusi dalam pencegahan Covid-19,” ujar Latupono. (Qin)