MALUKUnews, Ambon: Bupati Maluku Teggara, Muhammad Taher Hanubun dan Walikota Tual, Adam Rahayaan, sepakat untuk menghentikan sementara pelayaran kapal penumpang PT. Pelni maupun PT. ASDP dari dan menuju dua daerah otonom itu.

Kesepakatan bersama kedua kepala daerah ini guna mencegah, sekaligus menyelamatkan masyarakat mereka dari penularan virus corona atau Covod-19.

Kesepakatan bersama kedua kepala daerah ini telah dituangkan dalam surat bernomor: 552.1/2221/SETDA dan 552.1./900, tertanggal 14 April 2020, tentang penghentian pelayaran sementara kapal penumpang PT. Pelni dan PT. ASDP di Kaupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Surat bersama yang salinannya juga diperoleh Malukunews.co itu, berisikan tiga point penting yakni: Pertama, agar dilakukan penghentian sementara pelayaran kapal penumpang milik PT. Pelni dan PT. ASDP dari dan ke kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, terhitung mulai tanggal 15 April 2020 sampai dengan tangal 31 Mei 2020.

Kedua: Untuk hal-hal yang bersifat penting dan mendesak (khusus angkutan logistik dan barang di pelabuhan Yos Sudarso Kota Tual, masih diperbolehkan, dengan tetap mempertimbangkan protokol pencegahan Covid-19).

Dan, ketiga: Khusus untuk pelayaran dengan menggunakan kapal motor Ferry (Roro) yang melayani penumpang dan distribusi barang antar pulau di dalam wilayah kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, tetap beroperasi seperti biasa, dengan tetap mempedomani protokol pencegahan Covid-19. (Mar)