MALUKUnews, Ambon: Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, berjoket ria bersama para ASN saat membuka lahan berkebunan seluas 28 hektare di wilayahnya, Sabtu (11/07), akhir pekan kemarin.

Pembukaan lahan untuk berkebun ini dilakukan dalam rangka membantu memperkuat ketahanan pangan dan mencegah krisis pangan di musim pandemi virus corona atau Covid-19, yang hingga belum berakhir.

Acara pencanangan dan penanaman diawali dengan ritual adat oleh para tokoh adat dan doa bersama empat tokoh agama.

Para pimpinan OPD, TNI-Polri dan ratusan ASN dan ratusan masyarakat kemudian mengambil bagian untuk menanam aneka tanaman pangan lokal itu. Seperti jagung, ubi jalar, singkong, semangka, kacang-kacangan dan mangga, yang bibitnya telah disiapkan dinas pertanian dan ketahanan pangan Maluku Tenggara (Malra).

Bupati M. Thaher Hanubun dalam kesempatan itu, seperti dikutif dari salah satu media online, mengatakan, Pemda Malra melakukan langkah mitigasi krisis pangan, dengan menyiapkan dan sekaligus dicanangkan 28 hektare kebun perbekalan, yang dalam bahasa lokal Kei dikenal dengan nama “ Ve’e Kes Yang “.

Lanjut Bupati Hanubun, Malra setiap bulan membutuhkan 600 ton beras yang didatangkan dari luar. Untuk itu, Pemda bekerja sama dengan TNI-Polri, menyiapkan kebun manunggal, kebun tangguh, dan kampung tangguh untuk masyarakat marjinal, dalam rangka antisipasi krisis pangan.

Kreatifitas bupati memanfaatkan lahan kosong ini, diharapkan Malra bisa memenuhi pangan untuk masyarakatnya di musim pandemi pandemi Covid-19 ini. (Mar)

Untuk melihat vidionya, silahkan klik disini: https://youtu.be/HYWav1NFtuI